Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

50123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, ACEH TENGGARA – Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (LSM KOMPAK) Aceh Tenggara mengecam keras sikap Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Tenggara yang hingga saat ini tidak memiliki itikad baik untuk menarik kembali sertifikat “bodong” yang dibagikan kepada peserta acara adat ngekhane beberapa waktu lalu. Sertifikat tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap peserta dan marwah adat.

Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara Adnan Kst menyatakan bahwa sertifikat yang dibagikan kepada para peserta sangat tidak sah dan tidak mencerminkan kredibilitas sebuah lembaga adat. Pasalnya, sertifikat tersebut diedarkan tanpa mencantumkan nama penerima serta tidak dibubuhi tanda tangan dan stempel resmi dari Ketua MAA Aceh Tenggara.

“Pemberian sertifikat tanpa nama dan tanpa tanda tangan ketua MAA ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bentuk penghinaan dan pelecehan secara langsung terhadap para peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan ngekhane dengan sungguh-sungguh,” tegas Adnan Kst Ketua LSM KOMPAK dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, LSM KOMPAK menduga kuat adanya “beking” yang kuat serta relasi kedekatan antara oknum pengurus tertentu dengan pejabat daerah di lingkungan Sekretariat MAA Aceh Tenggara. Hal inilah yang dinilai menjadi penyebab lambannya respons dari pihak penyelenggara adat sehingga sampai detik ini belum ada langkah penarikan atau revisi sertifikat tersebut.

Atas dasar dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelecehan martabat peserta ini, LSM KOMPAK mengeluarkan ultimatum dan mendesak:

1. Meminta Sekretariat MAA Aceh Tenggara untuk segera menarik kembali seluruh sertifikat bodong yang telah dibagikan kepada peserta ngekhane.

2. Meminta pihak MAA mengeluarkan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh peserta ngekhane atas kelalaian fatal ini.

3. Meminta MAA Aceh Tenggara untuk segera mencetak dan membagikan sertifikat pengganti yang sah, lengkap dengan nama peserta dan tanda tangan resmi ketua.

4. Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak terkait untuk menelusuri dugaan unsur kesengajaan dan kongkalikong atau penyalahgunaan anggaran pada pelaksanaan kegiatan ngekhane tersebut.

LSM KOMPAK menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan siap melakukan langkah lanjutan secara resmi kepada pihak berwenang jika Sekretariat MAA Aceh Tenggara tetap bungkam dan membiarkan bentuk pelecehan terhadap peserta ngekhane ini berlarut-larut. (Suhairi Pelis)

Berita Terkait

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat
Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar
Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran
57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH
Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:44 WIB

Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terbaru

error: Content is protected !!