Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 22:01 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ibu kota kembali menjadi saksi atas sebuah tanya yang menggantung di udara. Nama pejabat yang akrab dipanggil RW, tengah berada dalam pusaran ekspektasi publik yang besar. Sebagai sosok di balik kemudi Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Metro Jaya sekaligus peraih Hoegeng Awards, RW memikul beban moral yang tidak ringan, menjadi wajah dari penegakan hukum yang berpihak pada kemanusiaan.

​Namun, narasi ideal tersebut kini terbentur pada realita penanganan kasus Faisal Amsco. Aliansi Perlindungan Hukum Perempuan Indonesia (APHPI) menyuarakan kegelisahan yang mendalam, bagaimana mungkin sebuah kasus yang telah memiliki tersangka jelas dan korban lebih dari satu orang, justru seolah kehilangan momentum di meja penyidikan?

​Penghargaan setinggi Hoegeng Awards bukan sekadar pajangan di lemari prestasi. Ia adalah janji kepada publik bahwa sosok seperti RW akan bekerja melampaui standar birokrasi biasa. Ketika APHPI menyebut adanya kelambanan, publik mulai menilik kembali, apakah pembentukan direktorat baru ini sudah menjawab kebutuhan para korban, ataukah hanya menjadi lapis birokrasi baru yang justru memperpanjang birokrasi keadilan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​
RW, dengan segala keahlian dan rekam jejaknya, kini dihadapkan pada ujian nyata. Kasus pelecehan terhadap tiga wanita ini bukan sekadar angka dalam statistik kriminalitas, melainkan tentang trauma yang hidup dan rasa takut yang terus membayangi karena sang tersangka belum mendapatkan tindakan tegas.

​Dalam dunia jurnalistik, keheningan dalam sebuah kasus yang sudah “terang benderang” seringkali memicu spekulasi. Raymon Fabio dari APHPI dengan lugas mengingatkan bahwa penundaan keadilan adalah bentuk ketidakadilan itu sendiri.

Di bawah kepemimpinan RW, publik menanti sebuah gebrakan yang membuktikan bahwa institusi Polri benar-benar telah berbenah.
​Narasi perlindungan perempuan tidak boleh berhenti pada seremoni atau peluncuran unit baru. Dibutuhkan ketegasan yang nyata. Jika berkas perkara tak kunjung melimpah dan tersangka tak kunjung mengenakan “baju oranye”, maka inisial RW yang selama ini harum dengan prestasi, dikhawatirkan akan diingat sebagai pemimpin yang membiarkan harapan korban layu sebelum berkembang.

​Kini, bola panas ada di tangan RW. Apakah ia akan segera memutus rantai kelambanan ini, ataukah kasus Faisal Amsco akan menjadi noda pada reputasi yang telah dibangun dengan susah payah? Publik tidak butuh janji, publik butuh kepastian hukum yang hadir tanpa harus menunggu teriakan aliansi di depan gerbang Polda Metro Jaya.

Penulis: R J

Berita Terkait

Bukti Digital Ungkap Dugaan Intervensi Pejabat dalam Skandal Sumedang
Dugaan Kekerasan Seksual hingga Penyekapan Gegerkan Lingkungan Pemkab Sumedang
Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi
Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya
Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe
Warga dan DPRD Langkat Menyerukan Audit HGU PT LNK dan Reformasi Tuntas Tata Kelola Tanah Adat
Joni Sitepu Pasang Badan Bela Hak Warga, Tantang PT LNK Buktikan HGU dalam Sengketa Tanah Nambiki
5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!