Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Suasana penuh keceriaan dan antusias begitu terasa di halaman TK Negeri 2 Blangkejeren, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pagi itu, seluruh siswa, guru, dan sejumlah orang tua mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk “Festival Ceria Anak Bangsa”, sebuah agenda tahunan yang digagas oleh pihak sekolah untuk memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak usia dini.

Kepala TK Negeri 2 Blangkejeren, Sarlinda, S.Pd.Gr., menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya sekadar menghadirkan hiburan, namun juga sebagai upaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dan kebahagiaan dalam proses pendidikan. Pihak sekolah berharap melalui festival ini, anak-anak tidak hanya mengenal konsep festival sebagai perayaan, melainkan juga memahami makna di balik kolaborasi, seni, dan kebersamaan. “Kami sangat berharap siswa-siswi memahami apa itu festival. Apalagi beberapa bulan lagi, anak-anak kami akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Maka, melalui forum ini, mereka belajar nilai-nilai penting sejak dini,” kata Sarlinda.

Acara berlangsung tertib sejak pagi, sebelum memasuki lapangan Pancasila, seluruh siswa didampingi guru dan orang tua agar tetap terjaga keamanannya. Ragam hiburan dan pertunjukan mengisi kegiatan, mulai dari persembahan tari Saman, Bines, hingga peragaan busana muslim anak. Para peserta tampak antusias, menampilkan bakat seni dan kreativitas yang dikemas dengan nuansa edukatif. Selain itu, festival juga menjadi ajang mengenalkan beragam permainan tradisional, serta menumbuhkan rasa percaya diri setiap siswa melalui unjuk penampilan di depan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewan guru mengapresiasi semangat para siswa yang dinilai mampu menyerap nilai kebersamaan, sportivitas, dan keberanian untuk tampil. Guru-guru meyakini, festival semacam ini merupakan investasi yang akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. “Kami berharap Festival Ceria ini dapat terus berlangsung setiap tahun. Anak yang sehat dan ceria akan lebih semangat belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun diyakini bisa meningkat jika dimulai dengan kebahagiaan siswa sejak dini,” ujar salah seorang guru.

Dukungan pun datang dari aktivis sosial setempat, Khandar Usman, yang ikut memantau jalannya acara. Ia menilai, kegiatan literasi dan festival anak seperti ini sangat penting untuk mengasah perkembangan otak, cara pikir, dan daya ingat anak-anak usia dini. “Festival ini adalah langkah baik dalam melatih literasi dan kreativitas. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, namun juga belajar dari pengalaman nyata yang akan membekas pada ingatan mereka,” jelasnya.

Seluruh rangkaian acara Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah lain khususnya di kawasan Gayo Lues, untuk menerapkan pendekatan serupa demi memperkuat karakter anak sejak dini. Pihak sekolah pun membuka pintu bagi siapa saja orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya ke TK Negeri 2 Blangkejeren. Informasi pendaftaran dan persyaratan bisa diperoleh langsung di sekolah pada jam kerja. Melalui kegiatan seperti ini, upaya membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia diyakini akan lebih mudah terwujud di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun dan Hentikan Proyek PT Horas Bangun Persada Jika Legalitas Material Tak Sah
Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti
Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas
Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah
Keluarga Besar Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara mengucapkan: Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual hingga Penyekapan Gegerkan Lingkungan Pemkab Sumedang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:20 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:17 WIB

Warga dan DPRD Langkat Menyerukan Audit HGU PT LNK dan Reformasi Tuntas Tata Kelola Tanah Adat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:13 WIB

Joni Sitepu Pasang Badan Bela Hak Warga, Tantang PT LNK Buktikan HGU dalam Sengketa Tanah Nambiki

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:29 WIB

5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian

Senin, 1 Juni 2026 - 00:37 WIB

Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!