THL Bapenda Pekanbaru Keluhkan UP Dipotong dan Cair Telat, Nama Pj Sekda Turut Disebut-sebut

ALASTA NEWS

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:02 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, – Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Upah Pungut (UP) bagi para Tenaga Harian Lepas (THL) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru akhirnya dicairkan. Namun alangkah terkejutnya para THL dan ASN tersebut, ternyata hak yang mereka dapatkan ternyata dipotong.
Menurut pengakuan salah seorang THL Bapenda Pekanbaru yang minta namanya dirahasiakan, pemotongan yang dialami para THL tersebut bervariasi antara Rp 750 ribu hingga Rp 1,2 juta.

“Saya sendiri dipotong sebesar Rp750 ribu rupiah, ” ujar THL tersebut sambil memperlihatkan bukti transfer yang diterimanya melalui rekening di Bank BJB.

Para THL Bapenda ini mengaku bingung dengan pemotongan yang tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas tersebut. “Ada informasi yang mengatakan pemotongan ini karena pimpinan menetapkan grade tertentu, namun seperti apa penetapan grade itu tidak jelas,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media, THL Bapenda ini mengungkapkan bahwa dirinya selama ini telah melaksanakan tugas dengan baik, ia tidak pernah menerima surat peringatan ataupun sanksi dari atasannya, namun ternyata kena potongan juga.

“Kalaupun kinerja saya tidak bagus, tentu berpengaruh pada gaji yang saya terima, buktinya gaji saya tetap full seperti biasa. Ini yang kami heran kok bisa UP kami dipotong tanpa sebab yang jelas,” katanya.

Apalagi, saat ditanya kepada koordinator yang biasa melakukan penilaian, ia mengaku bahwa telah memberikan nilai yang baik kepada para THL yang dikoordinir.

THL Bapenda ini juga menceritakan bahwa pencairan UP ini telah mengalami keterlambatan dari jadwal semestinya. Hal ini sempat dipertanyakan oleh sejumlah THL. “Bahkan ada THL yang mengadukan langsung ke media sosial Pak Wali Kota Agung Nugroho,” terangnya.

Ia mengaku sempat mendapat informasi bahwa ada peran Pj Sekda Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, terkait keterlambatan pencairan UP tersebut. “Pak Pj Sekdako sering datang ke Kantor Bapenda menjumpai Plt Kaban. Pernah sampai seminggu dua kali, bahkan pernah sampai tengah malam. Nggak tau juga apa keperluannya,” jelas anggota THL ini.

Awak media kemudian mencoba melakukan cross check kepada sejumlah THL dan ASN. Salah seorang THL di salah satu UPT Bapenda Pekanbaru mengaku memang ada pemotongan UP yang dialami THL di UPT tempat dia bekerja.

Sementara itu, Plt Kepala Bapenda Pekanbaru Tengku Denny Muharpan saat dikonfirmasi soal pemotongan itu membantah pihaknya melakukan pemotongan UP. “Tidak ada pemotongan, tidak benar info itu pak,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (5/82025).

Menurut informasi yang ditelusuri awak media, pemotongan UP di Bapenda Pekanbaru bukan baru kali ini terjadi, Saat Zulhelmi Arifin menjabat sebagai Kepala Bapenda Pekanbaru, ia juga pernah melakukan pemotongan UP bagi THL dan ASN di lingkungan Bapenda. Bahkan, masalah pemotongan UP ini sempat diendus pihak Kejaksaan . Namun entah mengapa kasusnya kemudian hilang begitu saja. *

Sumber : TNN / DPP AMI

Berita Terkait

Tokoh Pers dan Pejabat Daerah Hadiri Rakerpus Aliansi Media Indonesia 2025 di Pekanbaru
Antisipasi Penyebaran Penyakit, Disdik Riau dan SMA Negeri Plus Terapkan Belajar Daring Sementara
Panglima Besar Pagar Negeri Bumi Riau Dukung Tindakan Tegas Polda Riau Tangkap Oknum LSM Pemeras
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Hadiri Kebaktian Kebangunan Rohani, Serukan Persaudaraan dan Toleransi Antarumat Beragama di Bumi Melayu
Humanisasi Layanan Polri, Bidpropam Polda Riau Serahkan Bantuan dan Ajak Santri Jaga Lingkungan di Pesantren Rumbai Barat
DPRD Riau Minta Pembangunan Ulang SMA 1 Tebing Tinggi Gunakan Dana Bencana
Kecelakaan Mengerikan di Jalur Pekanbaru: Mobil Keluarga Dihantam Truk Solar, Bayi Terluka, Diduga Ada ‘Surat Damai’ Ilegal
Bakti Sosial Propam Polda Riau di Tiga Lokasi, Jadi Bukti Kepedulian Polisi Terhadap Masyarakat dan Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!