Kebangkitan Jiwa Bangsa: Seruan Bela Negara untuk Kedaulatan Indonesia

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025 - 05:02 WIB

50280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Fahri Lubis (Aktivis Lintas Sektoral)

Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, adalah anugerah tak ternilai. Kekayaan alamnya yang melimpah, dilambangkan oleh Monumen Nasional yang berkilauan, seharusnya menjadi pondasi kemajuan bangsa. Namun, perjalanan sejarah bangsa ini tak selalu mulus.

Pasca Reformasi 1998, tantangan baru muncul. Upaya melemahkan persatuan dan kedaulatan negara dilakukan bukan lagi dengan senjata, melainkan melalui aturan-aturan yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945. Kita terjebak dalam “penjajahan gaya baru,” sebuah ancaman yang lebih halus namun tak kalah berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saatnya bangkit. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk menjaga kedaulatan negara. Bela negara bukan hanya seruan, melainkan panggilan jiwa untuk bertindak demi masa depan Indonesia. Generasi muda adalah ujung tombak perubahan. Dengan semangat nasionalisme, mari kita tegakkan kembali Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara yang kokoh.

Kita harus bergerak bersama, dari Aceh hingga Papua, dari desa hingga kota. Semangat cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Kalimat ini menjadi pengingat akan perjuangan panjang dan tanggung jawab kita untuk menjaga kemerdekaan.

Pemuda Indonesia, mari kita kembalikan kedaulatan rakyat melalui tindakan nyata yang dilandasi cinta bangsa dan negara. Sebarkan semangat ini ke seluruh penjuru negeri. Bersatu, kita teguh; bercerai, kita runtuh. Indonesia Merdeka!

Berita Terkait

Tenggelamnya Mahasiswa Berpikir Kritis, Terbitlah Mahasiswa Gamers
Akankah Sejarah Kelam Aceh Berulang?
Jebakan Ilusi Nasionalisme di Balik Konflik India Pakistan
Pembangunan Perumahan Kunci Tuntaskan Kemiskinan?
Potret Suram Pendidikan Sekuler: Saatnya Kembali ke Solusi Islam
Koruptor Adalah Satwa Liar Yang Paling Dilindungi di Indonesia? Ketika Uang Menjadi Tuhan, Rakyat Hanya di Jadiakn Korbannya, Akankah Nasib NKRI Bisa Bertahan 2045?
Pemilihan Rektor IAIN Lhokseumawe, Ajang Adu Kuat Dukungan Parpol
Jaksa Agung : “Negara Masih Ada”

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:04 WIB

DPP LIPPI: Stop Framing Menyesatkan Terhadap Zulkifli Hasan, Narasi Negatif Itu adalah Hoaks

Selasa, 14 April 2026 - 03:16 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 19:37 WIB

Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Rabu, 8 April 2026 - 02:45 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:56 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:49 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Senin, 6 April 2026 - 03:04 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 5 April 2026 - 03:00 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru

error: Content is protected !!