Pemilihan Rektor IAIN Lhokseumawe, Ajang Adu Kuat Dukungan Parpol

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 00:51 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini oleh : Sri Rajasa, M. BA

PERGURUAN tinggi sejatinya sebagai center of gravity pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dengan menjunjung tinggi nilai etika moral yang patut dijadikan teladan bagi pembangunan manusia Indonesia. Perguruan tinggi memiliki karakteristik istimewa yang menjunjung tinggi sifat independen, netral, dan inovatif serta kritis terhadap setiap perubahan social, politik dan ekonomi. Ironinya, mekanisme pemilihan rektor, sebagai pemegang otoritas tertinggi di perguruan tinggi, justru tercemar oleh intervensi partai politik, kolusi dan nepotisme.

Pemilihan rektor IAIN Lhokseumawe yang baru saja selesai dilaksanakan, telah menyisakan duka cita terhadap visi misi perguruan tinggi sebagai pengemban etika intelektual yang menjunjung tinggi independensi dan bebas dari pengaruh kepentingan kekuasaan politik.

Pemilihan rektor IAIN Lhokseumawe, dengan mekanisme berjenjang, mulai dari penjaringan bakal calon, pemberian pertimbangan, seleksi, dan penetapan oleh Menteri Agama. Sesungguhnya sudah sejak lama menuai kritik sebagai “mekanisme feodalistik”, karena berpandangan bahwa tidak selayaknya Menag sebagai pihak di luar kampus ikut campur tangan secara berlebihan (offside) dalam menentukan pimpinan kampus. Sebagai pihak yang tidak inheren dengan urusan kampus, otoritas Menag dalam menentukan Rektor, sarat oleh pertimbangan kekerabatan dan kedekatan (dinasti).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisruh mekanisme pemilihan rektor untuk perguruan tinggi Islam, semakin diperburuk oleh kuatnya campur tangan partai politik penguasa, terlebih lagi wakil menteri agama berasal dari kader parpol. Pemilihan rektor IAIN Lhokseumawe, alih-alih sebagai ajang adu kemampuan intelektual, kemampuan managerial dan profesionalisme kepemimpinan, justru yang terjadi adalah para kandidat berlomba mencari rekomendasi petinggi partai politik yang berkuasa.

Fenomena cawe-cawe partai politik, dalam pemilihan rektor IAIN Lhokseumawe, merupakan musibah bagi kelangsungan profesionalisme perguruan tinggi. Pergantian Rektor merupakan perwujudan suatu arah baru sistem pendidikan yang terus berkemajuan, bukan dalam rangka menjadikan kampus sebagai basis kekuatan partai politik. Sudah saatnya mahasiswa berani melawan arus untuk sebuah perubahan, karena hanya tinja dan bangkai yang mengikuti arus.

Penulis adalah Pemerhati Intelijen

Berita Terkait

Tenggelamnya Mahasiswa Berpikir Kritis, Terbitlah Mahasiswa Gamers
Akankah Sejarah Kelam Aceh Berulang?
Jebakan Ilusi Nasionalisme di Balik Konflik India Pakistan
Pembangunan Perumahan Kunci Tuntaskan Kemiskinan?
Potret Suram Pendidikan Sekuler: Saatnya Kembali ke Solusi Islam
Koruptor Adalah Satwa Liar Yang Paling Dilindungi di Indonesia? Ketika Uang Menjadi Tuhan, Rakyat Hanya di Jadiakn Korbannya, Akankah Nasib NKRI Bisa Bertahan 2045?
Jaksa Agung : “Negara Masih Ada”
Ramadhan Berkah Dengan Penerapan Islam Kaffah

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Potret Buruk Penanganan Bencana Nasional, Bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat di Aceh Tenggara Berujung Kekecewaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Banjir Abadi di Jantung Aceh Tenggara, Saat Pemerintah Setempat Diam Warga Desa Kuning 1 Justru Memanggil Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Bambel Turunkan Personel Bantu Warga Terobos Banjir di Desa Kuning I

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Laksanakan Subuh Keliling di Masjid Al Muchlisin Pasbel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Polisi Bersama Masyarakat,Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Pimpin Kegiatan Aksi Green Policing

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Polisi Bersama Masyarakat:, Polres Aceh Tenggara Berangkatkan 35 Calon Anggota Saka Bhayangkara untuk Perkemahan Perjusami

Berita Terbaru

error: Content is protected !!