Tangis Haru Iringi Kepulangan Jenazah Reni, TKW Asal Aceh Tenggara — Bupati Salim Fakhry Bayar Rp72 Juta Demi Pemulangan

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 16:27 WIB

50456 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Kisah haru datang dari warga Aceh Tenggara. Jenazah Reni Daniati, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Terutung Payung, Kecamatan Bambel, akhirnya bisa dipulangkan ke kampung halaman setelah tertahan hampir sepekan di Malaysia karena tunggakan biaya rumah sakit. Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, turun tangan langsung dengan menebus biaya lebih dari Rp72 juta agar Reni bisa kembali ke tanah kelahirannya – meski dalam keadaan tak bernyawa.

Reni menghembuskan napas terakhir di Hospital Sungai Buloh, Selangor, pada Selasa (23/6) setelah koma selama dua pekan akibat komplikasi penyakit. Namun jenazahnya tak bisa segera dipulangkan karena keluarganya tidak mampu menanggung biaya rumah sakit yang menumpuk. Kasus ini sempat viral dan memantik empati masyarakat luas.

“Alhamdulillah, berkat bantuan dari Bapak Bupati Aceh Tenggara, jenazah Reni akhirnya bisa kami urus untuk dipulangkan. Biaya penebusan jenazah sebesar Rp72 juta lebih telah dilunasi,” ujar Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati, Senin (30/6), melalui pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pemulangan jenazah, kata Bahagia, kini tengah difokuskan oleh tim dari Dinas Sosial Aceh Tenggara yang bekerja sama dengan Dinsos Provinsi Aceh. “Setelah urusan rumah sakit selesai, jenazah telah dijemput dan akan diterbangkan dari Malaysia ke Bandara Medan pada Selasa (1/7). Selanjutnya, jenazah akan langsung dibawa ke Kutacane,” jelasnya.

Kisah Reni Daniati menjadi potret getir perjuangan para pahlawan devisa yang bekerja jauh dari kampung halaman demi keluarga. Namun di balik kesedihan itu, tindakan cepat dan empati dari Bupati Salim Fakhry menjadi cahaya harapan, menunjukkan bahwa negara – melalui para pemimpinnya – tak tinggal diam.

(Red)

Berita Terkait

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja
Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat
Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai
DEKLARASI ANTI KORUPSI: PENGUATAN ANTI KORUPSI UNTUK PENYELENGGARA NEGARA BERINTEGRITAS

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:05 WIB

Aksi Curat Berakhir di Tangan URC Sat Reskrim Polres Agara, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:36 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:28 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Menembak di Aceh Tenggara Pererat Sinergi TNI-Polri, Forkopimda, dan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:18 WIB

Peredaran Sabu di Kecamatan Semadam Digagalkan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Tangkap Dua Pelaku dalam Operasi Berantai

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:23 WIB

DEKLARASI ANTI KORUPSI: PENGUATAN ANTI KORUPSI UNTUK PENYELENGGARA NEGARA BERINTEGRITAS

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:20 WIB

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!