Pembacokan Berutal di Aceh Tenggara 5 Orang Tewas 1 Kritis, Ini Kata Polisi

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:23 WIB

50130 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane_Gempar Satu Keluarga di desa Uning Segugur Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara raib di tangan seorang pemuda berinisial P (25) Warga Pegunungan Kompas, Desa Alur Baning, Kecamatan Babul Rahmah, yang menewaskan 5 orang dan 1 orang dengan keadaan kritis berat. Kejadian keji yang dilakukan pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 13.20 WIB di rumah korban.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Jomson Silalahi mengatakan bahwa pelaku pembunuhan tersebut masih ada hubungan keluarga dengan 6 korban, di mana pelaku P (25) merupakan paman dari anak yang menjadi salah satu korban, yaitu adik kandung ibu korban. Untuk motif pembunuhan yang dilakukan pelaku masih dalam penyelidikan intensif oleh Pihak Polres Aceh Tenggara.

AKP Jomson Silalahi, menerangkan aksi pembunuhan tersebut bermula saat tersangka P mendatangi rumah AURA (15) dan FAZRI (4), keduanya warga Desa Uning Sigugur. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang kedua korban dengan senjata tajam hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia di tempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 13.30 WIB, tersangka melanjutkan aksinya kejinya ke rumah korban berikutnya, EVI (16), yang juga dibacok pada bagian kepala dan leher hingga tewas. Pelaku kemudian membacok Mattiah (45), warga Desa Rambung Tubung, di bagian kepala, serta menyerang Nayan (50) dan HidayaT (27) di rumah mereka di Desa Uning Sigugur. Akibatnya, NAYAN meninggal dunia dan Hidayat mengalami luka berat pada lengan hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Umum H. Sahudin Kutacane.

Tersangka P (25) ini diketahui tinggal bersama orang tuanya bernama Azis, di kawasan Pegunungan Kompas, Desa Alur Baning. Sebelum kejadian tragis tersebut, tersangka baru pulang berbelanja dari Pajak Senin Desa Tenembak Alas, Kecamatan Tanoh Alas, untuk kebutuhan rumah tangga.

Hingga saat ini pelaku masih menjadi buron oleh pihak kepolisian, Pihak kepolisian telah menyebarkan tim ke sejumlah titik strategis untuk memburu pelaku dan mengamankan masyarakat dari kemungkinan kejadian serupa.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Saat ini tim sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami akan bekerja maksimal agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar AKP Jomson.

Polres Aceh Tenggara mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan segera melapor ke pihak yang berwenang jika melihat keberadaan tersangka. Kasus ini, masih dalam penanganan intensif, dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala.

(Fenra)

Berita Terkait

Membongkar Jaringan Dalang di Balik Spanduk: Uji Nyali Aparat Tegakkan Keadilan di Aceh
Pemerintah Aceh Tenggara Tuntut Penertiban Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian, Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Demokrasi
PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Kecam Pemasangan Spanduk Provokatif Terhadap HM Salim Fakhry, Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku
Pemkab Aceh Tenggara Gelar Lelang Non Eksekusi Wajib Puluhan Barang Milik Daerah Secara Terbuka
PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana
Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel
Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Selasa, 14 April 2026 - 03:16 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 19:37 WIB

Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Rabu, 8 April 2026 - 02:45 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:56 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:49 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Senin, 6 April 2026 - 03:04 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 5 April 2026 - 03:00 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru

error: Content is protected !!