“Petani Kelapa Menjerit” Harga Tak Kunjung Membaik, ADT Si Anak Parit Minta Presiden Prabowo Bangun Pabrik Hilirisasi Kelapa di Inhil

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2026 - 01:03 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir (Inhil): Pemerintah Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk mendorong hilirisasi sektor perkebunan, termasuk komoditas kelapa. Kementerian Pertanian telah mengucurkan anggaran untuk pengembangan kelapa secara menyeluruh, yang menjadi langkah awal strategis sebelum hilirisasi skala besar direalisasikan.

Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Dharma Taufik (ADT), Dapil Inhil ikut angkat suara, beliau mendesak Pemerintah Pusat, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian pertanian segera membangun pabrik hilirisasi kelapa di Kabupaten Inhil. Senin (11/5/2026)

Kalau Hilirisasi tak dipercepat Petani akan terus menjadi pihak yang paling lemah, buah melimpah, penampungan terbatas, pabrik besar cuma sedikit, akibatnya harga gampang oleng dan kalau petani kelapa di Inhil terus mengirim bahan mentah, diibaratkan kita ini punya sapi tapi orang lain yang sibuk jual susunya, kata ADT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Puluhan tahun harga Kelapa tidak kunjung membaik, sedangkan potensi buah kelapa di Inhil sangat besar, oleh karena itu pembangunan fasilitas hilirisasi harus segera dilakukan, Hari ini mungkin harga mencapai Rp. 3700 sebutir, besok kalau panen membludak yang goyang bukan cuma harga Petanipun ikut goyang kepala,” ungkapnya.

Lebih lanjut ADT menerangkan bahwa sudah puluhan tahun para petani kelapa di Inhil menghadapi persoalan yang tak kunjung tuntas. Harga kelapa terus berfluktuasi dan kerap jatuh, sementara solusi nyata dinilai belum mampu menjawab keluhan masyarakat.

” Kami juga meminta dukungan semua pihak untuk sama-sama menyuarakan dan mempresentasikan potensi ekonomi kelapa lokal kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Prabowo,” imbuh ADT yang kerap disapa dengan julukan si anak parit.

Dirinya juga menyebutkan bahwa kalau pabrik hilirisasi berdiri kelapa tak lagi sekedar buah tapi jadi sumber kerja dan ekonomi serta menjadi semangat ekonomi petani kampung. Anak muda bisa kerja didaerah nya sendiri, UMKM hidup, harga lebih stabil, dan kesejahteraan petani lokal kelapa meningkat.

Sebenarnya, Inhil sudah tak pantas lagi menjadi penghasil bahan baku. Kita harus menjadi pemain besar kelapa, tegas ADT.

Hilirisasi Industri termasuk dalam Program-program prioritas nasional, yang harus kita suarakan dan kita dukung bersama-sama, hal ini demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani kelapa khususnya yang ada di Kabupaten Inhil, tandas ADT.

(Red/Tim)

Berita Terkait

Gelar Jumat Sehat, Plt. Kepala Lapas Narkotika Langkat Pimpin Jalan Santai Sekaligus Kontrol Area Brandgang
Metode Tumpang Sari Bikin Jagung Betras di Tandan Sari Tumbuh Optimal Menjelang Panen Juni
Perkuat Swasembada Pangan Polresta Pekanbaru: Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan ke Petani
Dukung Program Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau 1 Ha Jagung Pipil di Sungai Tengah
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sambangi Peternak Sapi di Sungai Tengah
11 Ribu Peserta Sudah Daftar, Riau Bhayangkara Run 2026 Targetkan 15 Ribu Pelari, Penyanyi Charly Van Houten Hadir Meriahkan Pendaftaran Masih Dibuka
Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah
Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual hingga Penyekapan Gegerkan Lingkungan Pemkab Sumedang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:26 WIB

Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:20 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:17 WIB

Warga dan DPRD Langkat Menyerukan Audit HGU PT LNK dan Reformasi Tuntas Tata Kelola Tanah Adat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:13 WIB

Joni Sitepu Pasang Badan Bela Hak Warga, Tantang PT LNK Buktikan HGU dalam Sengketa Tanah Nambiki

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:29 WIB

5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian

Senin, 1 Juni 2026 - 00:37 WIB

Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!