Netanyahu Singgung Pidato Prabowo di PBB, Sebut Indonesia Punya Peran Penting di Kawasan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:37 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Umum PBB, Jumat (26/9/2025), menjadi sorotan di tanah air. Dalam pernyataannya, Netanyahu secara langsung menyinggung pidato Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dan menyebut bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan kawasan.

“Saya mencatat, seperti halnya Anda juga pasti mencatat, kata-kata yang penuh semangat yang disampaikan di sini oleh Presiden Indonesia,” kata Netanyahu di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Ia bahkan secara khusus menekankan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Menurut Netanyahu, posisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai aktor penting dalam upaya menciptakan stabilitas di Timur Tengah. “Saya ingin mengingatkan kembali pidato Presiden Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia. Saya rasa ini yang akan terjadi di masa depan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Netanyahu muncul setelah Presiden Prabowo menyampaikan pidato tegas terkait konflik Israel–Palestina. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan kembali komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan utama menuju perdamaian.

“Saya ingin tegaskan kembali dukungan penuh Indonesia terhadap Solusi Dua Negara di Palestina. Satu-satunya solusi adalah dua negara ini, agar keturunan Abraham bisa hidup dalam rekonsiliasi, kedamaian, dan harmoni,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyatakan bahwa Indonesia akan bersedia mengakui Israel, namun dengan satu syarat utama: pengakuan Israel terhadap kemerdekaan dan status kenegaraan Palestina.

“Kita harus menjamin status kenegaraan Palestina. Namun, jika Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan langsung mengakui Israel, sekaligus menjamin keamanan negara tersebut,” ucapnya.

Pujian sekaligus pengakuan dari Netanyahu terhadap pidato ini menandakan sinyal penting dalam dinamika diplomasi Timur Tengah. Di saat ketegangan meningkat pasca pemblokiran kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza, serta penangkapan sejumlah aktivis termasuk Greta Thunberg, Indonesia tetap mempertahankan sikap tegasnya.

Di dalam negeri, suara pro-Palestina terus menguat. DPR bahkan meminta pemerintah bersikap lebih berani menekan Israel untuk mengakhiri blokade Gaza dan menghormati hukum kemanusiaan internasional.

Sementara itu, komunitas internasional, termasuk PBB, juga mendesak Israel agar menjunjung hukum laut internasional terkait tindakan penyitaan kapal bantuan. Di tengah itu semua, pidato Prabowo dan tanggapan Netanyahu menambah babak baru dalam posisi diplomatik Indonesia di panggung global.

Berita Terkait

Satgas BGC 39-F Monusco bersama masyarakat Kongo Gelar Panen Raya Semangka hasil Pelatihan Pertanian di Desa Tcunga, Bunia – Ituri
Pererat Persahabatan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Batalyon 3 RAMD Malaysia Sukses Gelar Patkor Seri I 2025
Wakasad Pimpin Kontingen Patriot Indonesia dalam Defile Perayaan Hari Republik India ke-76
Kementerian P2MI Kecam Insiden Penembakan WNI di Perairan Malaysia
WNI Ditembak di Perairan Malaysia, Indonesia Bakal Kirim Nota Diplomatik
Menko Yusril: Pemerintah Komitmen Perhatikan Nasib WNI yang Dihukum di Luar Negeri
Kedisiplinan Orang Jepang Patut Diteladani
Taqwaddin Husin dan Teuku Alvisyahrin Presentasi di Jepang tentang Peran Internasional dalam Menolong Korban Tsunami Aceh

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:46 WIB

PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel

Jumat, 17 April 2026 - 22:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Selasa, 14 April 2026 - 18:04 WIB

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MOU) antara Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara dengan Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.

Senin, 13 April 2026 - 19:45 WIB

Yahdi Hasan Ramud Berikan Apresiasi atas Keberhasilan Kapolres Yulhendri Berantas Jaringan Narkotika di Wilayah Perbatasan

Senin, 13 April 2026 - 18:20 WIB

Apel Pagi Menjadi Rutinitas Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Senin, 13 April 2026 - 18:17 WIB

Koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara dalam Pelaksanaan MoU

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Menjalin Hubungan dan Koordinasi dengan Kemenag Aceh Tenggara dalam Pelaksanaan MoU

Berita Terbaru

error: Content is protected !!