Bupati Aceh Tenggara Sidak RSUD Sahudin, Tegaskan Tak Ada Pungli dan Minta Stok Obat Segera Normal

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 22:03 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD H. Sahudin Kutacane, Senin (15/9/2025). Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit, sekaligus memastikan ketersediaan stok obat.

Turut mendampingi Ketua Komisi D DPRK Marwan Husni, Sekretaris Daerah Yusrizal, Kepala Dinas Kesehatan, serta mantan Bupati Armen Desky.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidak ini digelar setelah muncul isu pungutan liar biaya pembuatan surat kesehatan di RSUD Sahudin. Di media sosial beredar kabar biaya mencapai Rp200 ribu. Namun, Bupati langsung meluruskan informasi tersebut.

“Sudah kita klarifikasi. Biaya surat kesehatan sesuai qanun daerah hanya Rp30 ribu. Jadi kabar Rp200 ribu itu hoaks,” tegas Fakhry.

Meski begitu, Bupati tak menutup mata terhadap masalah lain yang ditemukan, terutama kekosongan stok sejumlah obat akibat tunggakan pembayaran kepada distributor. Ia langsung mengumpulkan manajemen, dokter, hingga staf administrasi rumah sakit untuk meminta penjelasan sekaligus memberi arahan.

“Saya minta manajemen segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar pasokan obat kembali normal. Pelayanan harus ditingkatkan supaya masyarakat percaya lagi pada RSUD Sahudin,” ujarnya.

Ketua Komisi D DPRK Marwan Husni menegaskan dukungannya. Menurutnya, peningkatan pelayanan rumah sakit harus menjadi prioritas, mengingat RSUD Sahudin adalah rujukan utama di Aceh Tenggara.

“Pelayanan kesehatan harus transparan dan akuntabel. DPRK siap mengawasi agar masalah ini tidak terulang,” kata Marwan.

Sidak ditutup dengan peninjauan ke sejumlah fasilitas, termasuk apotek dan ruang rawat inap. Pemerintah daerah berharap langkah ini bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.

(Anwar)

Berita Terkait

Membongkar Jaringan Dalang di Balik Spanduk: Uji Nyali Aparat Tegakkan Keadilan di Aceh
Pemerintah Aceh Tenggara Tuntut Penertiban Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian, Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Demokrasi
PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Kecam Pemasangan Spanduk Provokatif Terhadap HM Salim Fakhry, Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku
Pemkab Aceh Tenggara Gelar Lelang Non Eksekusi Wajib Puluhan Barang Milik Daerah Secara Terbuka
PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana
Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel
Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Selasa, 14 April 2026 - 03:16 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 19:37 WIB

Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Rabu, 8 April 2026 - 02:45 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:56 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:49 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Senin, 6 April 2026 - 03:04 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 5 April 2026 - 03:00 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru

error: Content is protected !!