Keluhan Warga Desa Mendabe Teratasi Berkat Kebijakan PJ Kepala Desa Baru

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 18:04 WIB

50655 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Alasta News.com – Keluhan warga petani Desa Mendabe, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, terkait buruknya kondisi saluran parit yang mengairi sawah dan ladang mereka, akhirnya teratasi berkat kebijakan cepat PJ Kepala Desa yang baru.

Selama bertahun-tahun, warga Desa Mendabe mengeluhkan saluran parit yang tidak berfungsi optimal. Saat musim hujan, air sering meluap hingga menggenangi rumah-rumah warga, sementara pada musim kemarau air sangat minim dan tidak mencukupi kebutuhan pertanian.

“Sudah lama kami menanti perbaikan ini. Alhamdulillah, kini harapan kami terwujud berkat inisiatif PJ Kepala Desa yang baru. Kami sangat berterima kasih atas tanggapan cepat terhadap keluhan kami,” ungkap Ndin, salah satu warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PJ Kepala Desa Mendabe, Aswan Efendi, saat dikonfirmasi AlastaNews.com pada Rabu (21/5/2025), membenarkan bahwa pengerukan saluran parit sepanjang 400 meter tengah dilakukan menggunakan alat berat (eskavator). Langkah ini bertujuan memperlancar aliran air, membantu kebutuhan petani, sekaligus mengantisipasi risiko banjir.

“Meskipun saya baru menjabat beberapa minggu, saya tidak ingin menunda-nunda. Keluhan ini sangat vital bagi keberlangsungan ekonomi warga yang bergantung pada sektor pertanian,” ujar Aswan Efendi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa proyek pengerukan ini tidak didanai oleh APBDes, namun dilaksanakan secara swadaya bersama masyarakat.

Pantauan langsung AlastaNews.com di lokasi menunjukkan proses pengerjaan berjalan lancar. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang tampak antusias dan bersemangat bergotong-royong.

(Jusmahda)

Berita Terkait

Membongkar Jaringan Dalang di Balik Spanduk: Uji Nyali Aparat Tegakkan Keadilan di Aceh
Pemerintah Aceh Tenggara Tuntut Penertiban Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian, Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Demokrasi
PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan
LSM KOMPAK Aceh Tenggara Kecam Pemasangan Spanduk Provokatif Terhadap HM Salim Fakhry, Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku
Pemkab Aceh Tenggara Gelar Lelang Non Eksekusi Wajib Puluhan Barang Milik Daerah Secara Terbuka
PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana
Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel
Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

Selasa, 14 April 2026 - 03:16 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 19:37 WIB

Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Rabu, 8 April 2026 - 02:45 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:56 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Selasa, 7 April 2026 - 02:49 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Senin, 6 April 2026 - 03:04 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 5 April 2026 - 03:00 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru

error: Content is protected !!