Penguat Ketahanan Pangan, Perempuan atau Negara?

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 07:07 WIB

50583 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Hasmiati A.md
Pemerhati Sosial

Keberadaan perempuan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu dibuktikan dengan data dari Dinas Pangan, Ketahanan Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim yang menyebutkan 70 persen tenaga kerja di sektor pertanian di Kaltim didominasi oleh perempuan.

Dalam skala nasional, peran perempuan dalam mencapai swasembada pangan di berbagai aspek pertanian dan pengolahan makanan mencapai 24 persen. DPTPH Kaltim merinci, jumlah rumah tangga petani menurut jenis kelamin per 2023 mencapai 205.927 petani dengan rincian 17.066 perempuan dan 198.826 laki-laki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Strategis Nasional adalah Swasembada Pangan menuju Ketahanan Pangan daerah maupun Nasional. Memang sudah fitrahnya perempuan memiliki talenta yang multi dibandingkan laki-laki. Paradigma ini membuat perempuan lebih berdaya. Perempuan memiliki potensi besar untuk berkiprah di berbagai bidang termasuk kekuatan ketahanan pangan.

Padahal sejatinya ketahanan pangan dengan mengandalkan potensi perempuan membuktikan peran pemerintah gagal menciptakan swasembada pangan secara mandiri. Contoh produksi pangan daerah Kaltim masih bergantung pada daerah luar Kaltim, yakni Sulawesi dan Jawa bahkan import.

Program ketahanan pangan mendorong perempuan untuk bisa mengatur kebutuhan gizi pangan keluarga dan berkontribusi untuk mengurangi pemborosan makanan. Padahal di sisi lain memenuhi kebutuhan pokok saja sudah sangat sulit. Perempuan senantiasa memikirkan bagaimana asap dapur bisa ngebul dan bagaimana keluarga bisa makan tiga kali sehari saja sudah disyukuri. Bagaimana mungkin mereka bisa disalahkan, boros?

Menjadi pekerja atau buruh tani bagi perempuan sangat menguras energi sehingga peran ganda sebagai istri dan ibu rumah tangga tidak bisa berjalan dengan sempurna. Mungkin kebutuhan akan materi terpenuhi tetapi peran sebagai pengatur rumah tangga dan pendidik generasi akan terbengkalai.

Upaya memberdayakan perempuan untuk swasembada pangan dan mengapresiasinya karena memandang bahwa posisi perempuan lebih banyak dari laki-laki jadi pertanyaan kritis. Ke mana peran suami yang seharusnya lebih banyak dan lebih kuat sebagai pencari nafkah atau bertani?

Negara yang bersungguh-sungguh memegang amanah dalam mengatur dan melindungi rakyat seharusnya tidak melibatkan dan membebankan swasembada pangan dan segala programnya kepada rakyat. Apalagi kaum perempuannya. Negaralah penanggung jawab utama untuk menyelesaikan demi kepentingan seluruh rakyat. Hanya saja, hal ini tidak mungkin terwujud dalam sistem sekuler kapitalisme yang berasas manfaat dan materialistis sebagai tujuan utama.

Tentu hal di atas berbeda dengan Islam. Pemberdayaan perempuan dalam Islam memiliki konsep yang berbeda secara diametral dengan kapitalisme. Dalam Islam, pemberdayaan tidak diarahkan pada materi, tetapi perempuan diposisikan dalam posisinya yang mulia sebagai ummu ajyal (pembentuk generasi).

Status perempuan dalam Islam adalah isteri dan ibu rumah tangga bukan kepala keluarga atau tulang punggung yang tugasnya ada pada suami. Suami dalam Islam akan menjalankan perannya sebagai pencari nafkah. Surport sistem Islam baik pendidikan, ekonomi, sosial dan hukum akan membuat masyarakat sejahtera. Para petani pun bisa bekerja dengan optimal karena terbantu surport negara.

Dengan demikian, menciptakan swasembada pangan adalah tugas negara Islam. Negara pun menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat termasuk perempuan agar sejahtera tanpa harus bekerja. Islam memiliki mekanisme agar negara mampu memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat individu per individu termasuk perempuan. Dengan Islam perempuan akan menjalankan perannya baik sebagai isteri maupun ibu.

Wallahu a’lam bissowab

Berita Terkait

Pengamat Civil Society Dedi Siregar Puji Polres Cimahi Gandeng Ojol Perkuat Keamanan Wilayah
Dugaan Kekerasan ASN, LSM LIDIK Minta Penjelasan dan Klarifikasi Resmi
CV Tumangger Cup I Bergulir, Adu Taktik Pemain Sepak Bola Warnai Semangat Sportivitas di Subulussalam
Puluhan Alat Kesehatan Disalurkan untuk Posyandu Pasirjambu, PT MBK Ventura Gandeng OJK Edukasi Warga
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID
Coffee Morning Kapolres Dan Kajari Simalungun Perkuat Soliditas serta Sinergitas Penegakan Hukum Demi Rasa Aman dan Keadilan
KKN Unri Gelar Pelatihan, Ajak Masyarakat Pematang Duku Timur Ubah Sampah Jadi Berkah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:29 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 17:17 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 19:28 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:52 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:55 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:19 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:35 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru

JABODETABEK

Alumni Pelajar Tangerang Raya: Tolak Narkoba, Jauhi Tawuran

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:29 WIB

error: Content is protected !!