Polemik Pelatihan Dana Desa Subulussalam: Peserta Tak Sesuai Kriteria, Diduga Program Titipan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025 - 05:21 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh – Program pelatihan yang didanai dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2025 di Kota Subulussalam menuai kontroversi. Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), termasuk Aliansi Peduli Indonesia (API), LSM CAPA, LP Tipikor, dan LSM Suara Putra Aceh, menyayangkan program tersebut karena sebagian besar pesertanya bukan berasal dari kalangan pertukangan atau kelistrikan, seperti yang seharusnya. Kejanggalan ini terungkap pada 12 April 2025.

Ironisnya, bahkan wartawan turut terdaftar sebagai peserta pelatihan yang menelan anggaran hingga 2,4 miliar rupiah untuk pelatihan beberapa hari di Medan. Hal ini dinilai sangat miris dan menimbulkan pertanyaan besar terkait penggunaan anggaran dana desa yang mencapai 77 juta rupiah per desa.

Para LSM tersebut menduga kuat adanya program titipan yang tidak melalui proses musyawarah desa (musrembang). Hal ini dibenarkan oleh Tenaga Ahli Pendamping Desa Kota Subulussalam, Drs. Hawari, yang menyatakan bahwa pelatihan tersebut tidak tercantum dalam rapat dusun maupun musrembang. Ia menjelaskan bahwa pendamping desa hanya memfasilitasi musyawarah kampung, dan keabsahan APBDES menjadi tanggung jawab pemerintah desa dan Pemko Subulussalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

API Kota Subulussalam, melalui pimpinannya Adi Subandi, bahkan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan menyelidiki dugaan penyelewengan anggaran ini yang melibatkan banyak stakeholder di 82 desa di Kota Subulussalam. Skandal ini menjadi sorotan tajam di tengah upaya Pemko Subulussalam untuk mewujudkan “Kota Subulussalam Mandiri Berkelanjutan” yang membutuhkan efisiensi anggaran.//Syahbudin Padang**

Berita Terkait

Syahbudin Padang Kecam Sikap Tidak Profesional, Masyarakat Minta APH Telusuri Dugaan Permasalahan Proyek APBN
Profesor Sutan Nasomal Penanggungnawab Timpas Indonesia Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Aceh Sidik PT..Alis!!
Berkah Ramadhan, Brimob Aceh Dan Bhayangkari Gelar Buka Puasa Bersama Di Mako Kompi
Keresahan Meningkat, Warga Dusun Lae Mbetar Surati Pemerintah dan Polisi
Surat Terbuka dari Warga Lae Mbetar: Saat Tenang Malam Terganggu oleh Mabuk-Mabukan dan Balap Liar
Wartawan Tertekan karena Pemberitaan, Aduan Migrain Tak Bisa Lindungi Pelaku
Ngatiman, Tersangka Kasus Pemerkosaan Anak di Subulussalam, Diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum
Kasat Narkoba Polres Simalungun: Pengedar hingga Bandar Akan Kami Sikat Habis

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!