Kasus Pengeroyokan Terhadap Anak Wartawan di Sukorejo Masih Bergulir, Pelaku Belum Ditangkap

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 03:38 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, – Sudah hampir 2 bulan kasus pengeroyokan yang dialami oleh anak seorang Wartawan dan juga beberapa korban lainnya tidak ada titik terang, meski penyidik telah mengantongi hasil visum dan memeriksa 6 orang saksi.

Peristiwa penganiayaan yang menimpa anak dari seorang Wartawan tersebut dilaporkan ke Mapolres Pasuruan pada 21 Desember 2024.

Saat dikonfirmasi oleh Moh Saihu (Pelapor), Jum’at 07 Februari 2025 sore, Penyidik Unit Pidum Polres Pasuruan mengatakan bahwa Minggu lalu sudah lakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap terlapor alias SA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah konfirmasi kepada penyidik pembantu unit Pidum Polres Pasuruan, penyidik mengabarkan bahwa sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap terlapor .” Kata Saihu

Di waktu yang sama kuasa hukum pelapor Andreas W, SE,.SH. menyayangkan terkait perjalanan perkara ini karena menurutnya kasus ini dinilai lamban padahal dari para saksi korban dan saksi mata sekaligus bukti visum dan juga barang bukti lain sudah diserahkan ke penyidik.

“Kami selaku kuasa hukum pelapor sudah menyerahkan barang bukti dan menghadirkan beberapa saksi ke penyidik, tapi kenapa penanganannya masih lamban ada apa…?” Beber Andreas

“Kalau dirasa kurang meyakinkan harusnya pihak kepolisian turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk proses Penyelidikan dan olah TKP, biar perkara ini cepat terungkap.” Imbuh Andreas

Andreas berharap kasus ini segera diungkap sehingga para korban segera mendapat keadilan.

“Kami bertaruh harap kepada pihak kepolisian Khususnya Unit Reskrim Polres Pasuruan segera bertindak lebih lanjut sehingga kasus pengeroyokan ini bisa cepat terungkap, dan klien kami mendapat keadilan.” Ujar Andreas

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Moh Saihu Efendi yang berprofesi sebagai Wartawan membuat laporan kepolisi lantaran anaknya menjadi korban pengeroyokan.

Ayah dari Anak wartawan yang menjadi korban pengeroyokan di Dusun Krangking Krajan, Desa Dukuhsari kecamatan Sukorejo membuat laporan di Polres Pasuruan bersama beberapa korban lainnya.

Dikatakan Saihu, bahwa anaknya malam itu sedang memancing bersama teman-temannya disungai yang berada di Dusun Krangking Krajan, saat itu dia langsung didatangi beberapa orang yang diketahui adalah SA dan beberapa temannya.

Kedatangan rombongan tersebut langsung mengintrogasi para korban, mendekap dan memukuli korban mulai dari tangan kosong juga dengan balok kayu yang mereka bawa sehingga para korban mengalami benjut dikepala dan memar di beberapa bagian tubuh korban, tak luput juga sempat balok kayu tersebut terlempar kena jendela rumah warga setempat sampai kaca jendelanya pecah. (*)

Berita Terkait

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya
Lawan Kapal Trawl Diduga Langgar Undang-Undang Perikanan, 37 Nelayan Desa Raja Bejamu Rohil & 4 Wartawan: 12 Diperiksa, 4 Jadi Tersangka!”
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Tangkap 2 Pengedar Sabu, 1 Kurir dan 4 Lainnya Pengguna, Belasan Paket Diamankan
Oknum Pers Terjerat Kasus Narkoba dan Pemalsuan, Ini Saatnya Penegak Hukum Bertindak Tegas
Polisi Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Provinsi, 1 Warga Medan dan 2 Napi Mantan Calon Bupati Gayo Lues Periode 2025-2030
Sikap Tegas Polsek Perdagangan, Bandar Narkoba Tak Berkutik! Tidak Ada Negosiasi, Langsung Grebek dan Sita 6 Gram Sabu
Kasus Hogi Sleman: Polisi Sebut Noodweer Akses, Tersangka Tak Ditahan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!