Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 15:24 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 26 November 2025 |  Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak dini hari menyebabkan banjir melanda Desa Pasar Badak, Kecamatan Blangkejeren, pada Rabu (26/11) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Polres Gayo Lues, TNI, BPBD, serta sejumlah stakeholder terkait guna memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., mengatakan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya air sungai yang tidak mampu menampung intensitas hujan yang sangat tinggi. “Air sungai meluap hingga merendam permukiman warga. Akibatnya, akses jalan menuju Kampung Badak sementara waktu tidak dapat dilalui,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir di Desa Pasar Badak terbilang cukup mengkhawatirkan. Tinggi air mencapai sekitar 1 meter dan masih menunjukkan tren kenaikan. Cuaca hujan yang terus berlangsung semakin memperburuk situasi. Hingga berita ini diturunkan, akses jalan menuju Kampung Badak tidak dapat dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aparat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Korban hilang maupun warga yang harus mengungsi juga nihil. Namun terdapat 8 unit rumah yang terdampak banjir,” jelas IPTU Syamsuddin.

Selain itu, fasilitas umum berupa jalan utama di desa tersebut ikut terendam sehingga aktivitas masyarakat ikut terganggu.

Analisa Sementara dan Prediksi Dampak

Petugas menyimpulkan bahwa banjir ini terjadi murni akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya sungai di sekitar permukiman warga. Posisi desa yang berada dekat aliran sungai turut menjadi faktor penyebab daerah tersebut rentan banjir.

Dengan kondisi air yang masih naik, petugas memprediksi risiko banjir susulan dapat terjadi apabila hujan tidak mereda. “Jika hujan tetap tinggi, banjir diperkirakan dapat meluas dan memperparah kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum. Akses jalan menuju Kampung Badak kemungkinan masih akan terputus sampai air surut,” tambahnya.

Polres Gayo Lues bersama TNI, BPBD, dan perangkat desa langsung melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Petugas melakukan pemantauan debit air sungai secara berkala serta mendokumentasikan perkembangan situasi untuk dilaporkan kepada pimpinan.

Selain itu, jajaran intelijen Polres Gayo Lues telah diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan saat musim hujan.

Dalam rangka mencegah dampak lanjutan, beberapa langkah direkomendasikan jajaran kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi banjir dan tanah longsor, berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BPBD untuk mempercepat penanganan akses jalan yang terputus dan petugas Bhabinkamtibmas diminta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi banjir dan langkah-langkah keselamatan saat kondisi darurat.

Upaya bersama diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir serta memastikan masyarakat tetap aman. Hingga kini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Kembali Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan di Gayo Lues
PT Hopson Kembali Beroperasi Saat Dibekukan, Ketegasan Pemerintah Aceh Dipertanyakan di Tengah Krisis Lingkungan Gayo Lues
Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren Diharapkan Jadi Inspirasi Pendidikan Anak Usia Dini
Aktivitas Ilegal PT Hopson di Gayo Lues Terus Berulang, Di Mana Negara Melindungi Lingkungan?
Produksi Ilegal PT Hopson Jalan Terus Meski Dilarang, Di Mana Polisi dan Pengawas Pemerintah?
Pembekuan Tinggal Formalitas, PT Hopson Diduga Bebas Jalankan Produksi Malam Hari di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Langgar Komitmen Penghentian Operasional, Warga Rekam Aktivitas Pabrik Saat Malam Hari
PT Hopson Diduga Langgar Hasil Rapat Resmi Pemerintah, Cerobong Pabrik Tertangkap Aktif Saat Pengawasan Melemah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:12 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!