GeRAK Ingatkan Program Green Policing Tidak Jadi Tameng Tambang Ilegal

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:09 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani, mengingatkan agar program Green Policing yang digagas Kepolisian Daerah Aceh tidak sebatas menjadi kegiatan seremonial, apalagi digunakan sebagai perisai untuk menutupi dugaan setoran tambang ilegal yang melibatkan aparat penegak hukum. Pernyataan ini disampaikannya menanggapi peluncuran program kepolisian yang diklaim mendukung pelestarian lingkungan dan penegakan hukum terhadap kejahatan kehutanan dan pertambangan.

“Kita patut mengapresiasi langkah Polda. Tapi ada syaratnya, jangan sampai Green Policing itu justru dipakai untuk menghindari proses penegakan hukum,” ujar Askhalani, Jumat (3/10/2025).

Ia menegaskan, hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPR Aceh yang sempat mengungkap indikasi adanya aliran dana setoran tambang ilegal ke aparat, seharusnya menjadi pintu masuk bagi instansi penegak hukum untuk bertindak tegas. Menurutnya, publik telah mengetahui praktik tersebut dan siapa pihak-pihak yang diduga terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pansus sudah menemukan dugaan tindak pidana di beberapa lokasi. Itu mestinya jadi trigger untuk ditindaklanjuti. Orang sudah tahulah siapa pemainnya, bagaimana mekanismenya. Itu semua sudah jadi rahasia umum,” katanya.

Askhalani juga menyoroti adanya potensi tebang pilih dalam proses penegakan hukum, terutama jika aparat yang disebut menerima setoran dari aktivitas tambang ilegal tidak turut diperiksa atau ditindak.

“Kita melihat ada potensi tebang pilih kalau aparat-aparat penerima setoran tidak ditindak. Ini memang agak aneh,” ujarnya menambahkan.

Karena itu, ia mendorong Kapolda Aceh untuk mengambil langkah berani dengan melakukan reformasi internal secara menyeluruh serta mengevaluasi kinerja anggotanya, khususnya yang bertugas di wilayah-wilayah yang terindikasi kuat menjadi lokasi praktik tambang ilegal.

“Kami berharap Kapolda melakukan kajian dan monitoring atas kinerja aparat di delapan kabupaten yang rawan tambang ilegal. Kalau terbukti ada yang menikmati uang haram itu, harus ditindak,” tegasnya.

GeRAK menilai bahwa komitmen kepolisian terhadap pemberantasan tambang ilegal akan diuji dari seberapa besar keberanian institusi dalam menindak oknum di internal sendiri. Sikap ini, menurut Askhalani, penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap upaya penegakan hukum yang adil dan bersih dari konflik kepentingan.

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!