Tanah Karo Mencekam, OTK Serang Warga Serta Penguna Jalan Dan Memakan Korban

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:03 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo,Alastanews.com//

 

Warga Dan penguna jalan yang ada di sekitar Kabanjahe, Tanah Karo sempat heboh akibat adanya penganiayaan/penyerangan orang tidak dikenal (OTK) terhadap warga kabanjahe oleh sekelompok orang. Kejadian tersebut tepatnya berada di Jalan Besar Kabanjahe – Berastagi, Desa Ketaren Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada hari Minggu (27/7/2025) malam, sekitar pukul 20 : 03 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Brutalnya aksi para pelaku sontak membuat warga yang tinggal di kawasan tersebut panik dan nyaris takut menjadi korban para OTK.

 

Tak hanya warga sekitar, ketakutan juga dialami oleh para pengendara dan penguna jalan yang melintas di jalur utama lintas Berastagi-Kabanjahe ini.

 

Sesuai informasi dari rekaman yang beredar terlihat para pelaku terdiri dari kaum pria tampak membawa senjata tajam jenis sabit(arit), parang/golok dan kelewang disinyalir membabi buta menyerang yang warga yang melintas.

Bahkan dari video yang didapat salah satu pengendara sempat diancam oleh salah satu pelaku yang membawa senjata tajam.

“Woi videomu videomu, tengok bang di videokannya,” ucap salah satu pelaku tawuran yang membawa senjata tajam.

 

Mendapatkan ancaman, pengendara yang ketakutan itu langsung menyembunyikan telepon selulernya.

Semakin terdesak, pengendara tersebut turut menyampaikan jika ia tidak merekam aksi membahayakan tersebut.

“Enggak bang, enggak bang,” ucapnya.

 

Sampai sejauh ini, belum diketahui dari mana asal kelompok tersebut, tapi dari beberapa keterangan warga kelompok tersebut bukan warga Kabupaten Tanah Karo, karena saat melakukan aksinya terdengar para pelaku menggunakan bahasa indonesia bukan bahasa daerah Karo.

Sesuai isi yang beredar ada dugaan para OTK adalah orang bayaran untuk membuat keributan di Tanah Karo.

 

Saat dicari tau informasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), warga sekitar yang ditemui juga mengungkapkan tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang terlibat tawuran malam tadi.

 

“Enggak tau juga dari mana bang, tiba-tiba sudah ramai tadi malam di depan itu,” ucap seorang pria yang tidak ingin disebutkan identitasnya.

Dari berbagai sumber akibat aksi OTK tersebut dikabarkan sempat mengakibatkan adanya korban luka.

informasi yang dihimpun korban yang melintas terkena sabetan senjata tajam antara lain yaitu AT (34 thn) pekerjaan warga yang luka tersebut merupakan petani, AT mengalami luka kaki kanan dan dirawat di RSU Efarina Etaham, Desa Raya. Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Dan satu lagi yakni MS (27 thn) warga Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo mengalami luka tusuk didada dan kena sayat di tangan kanan pekerjaan sebagai Satpam BRI Lau Cimba, informasi yang didapat, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya akibat senjata tajam.

 

Kapolres Karo AKBP Eko Yulianto, S.H, S.I.K, M.M, M.Tr.Opsla, yang Di konfirmasi pada Senin (28/07/2025) atas kejadian yang menarik perhatian Publik, membenarkan kejadian tersebut dan sedang melakukan pencarian para pelaku.

 

(Putra & TimRed)

Berita Terkait

Ketua DPD I PKN Sumut, Rendi Siagian, S.H Percayakan Boy Evin Sitepu, S.S Sebagai Ketua DPD II PKN Karo: Sebuah Langkah Maju Bagi Organisasi Pemuda
Baranews Grup Ucapkan Simpati Mendalam dan Doa untuk Keluarga Brito Sentiasa Manik
Ratusan Warga Desa Kandibata Demo Di DPRD Karo, Mengenai Proyek PLTMH Karena Ingkar Janji
Pemkab Karo Tandatangani Kerja Sama Dengan Badan Pusat Statistik
Terindikasi KKN Dana Desa, Kades Lau Mulgab Akan Diseret Ke Penjara.
Temuan Mayat MR X Dikawasan Jurang TPU Jalan Irian Kabanjahe
Bawaslu Kabupaten Karo Teguhkan Nilai Pancasila Dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
Ganda Nainggolan Serahkan Diri Ke Polres Tanah Karo ,Terduga Pembunuhan Melky Perangin-Angin

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!