Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Tim Ekspedisi Gunung Leuser Bentangkan Merah Putih 7,9 Meter

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 02:04 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh |   Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti puncak Gunung Leuser, titik tertinggi di Provinsi Aceh, ketika Tim Ekspedisi Gunung Leuser berhasil mengibarkan bendera merah putih berukuran 7,9 meter, Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digagas oleh Kepolisian Daerah (Polda) Aceh sebagai simbol cinta tanah air dan kepedulian terhadap kelestarian alam Indonesia, khususnya Kawasan Ekosistem Leuser yang telah diakui sebagai warisan dunia.

Dengan koordinat 47 N 297152 UTM 415412, pengibaran bendera dilakukan secara serentak oleh anggota tim ekspedisi gabungan yang terdiri dari personel Polda Aceh, komunitas pecinta alam, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari berbagai perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta pemandu profesional. Dalam momen yang sarat makna tersebut, bendera merah putih dikibarkan menghadap langit Leuser, menjadi simbol komitmen kolektif dalam menjaga kedaulatan ekologis Indonesia.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa ekspedisi ini bukan hanya perjalanan fisik menaklukkan puncak tertinggi Aceh, tetapi juga perjalanan moral untuk meneguhkan semangat nasionalisme, membangun kesadaran lingkungan, dan merawat warisan bangsa. Ia menekankan bahwa pengibaran bendera tersebut mencerminkan usia Korps Bhayangkara yang ke-79 sekaligus menandai tekad Polri untuk selalu hadir dalam menjaga negeri dari laut hingga puncak gunung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Joko menjelaskan bahwa seluruh anggota tim ekspedisi dijadwalkan akan tiba kembali di Mako Kompi 4 C Satbrimob Polda Aceh pada Senin, 30 Juni 2025. Kedatangan mereka akan disambut dengan syukuran internal, pemutaran dokumentasi ekspedisi, dan penyerahan piagam penghargaan kepada para peserta yang menunjukkan dedikasi dan semangat juang tinggi selama kegiatan berlangsung. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam dari Kapolda Aceh kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan ekspedisi tersebut.

Menurut Joko, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan Polda Aceh dalam setiap peringatan Hari Bhayangkara. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap tugas suci Polri dalam menjaga keamanan, ekspedisi ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari tugas kemanusiaan. Ia menyatakan bahwa Gunung Leuser tidak hanya merupakan titik geografis tertinggi, tetapi juga simbol tertinggi dalam perjuangan menjaga ekosistem yang menopang kehidupan jutaan manusia.

Gunung Leuser dan kawasan sekitarnya adalah habitat alami bagi spesies endemik yang kini terancam punah, seperti orangutan Sumatera, badak Sumatera, harimau Sumatera, dan gajah. Kawasan ini menjadi benteng terakhir bagi kekayaan hayati Indonesia dan telah diakui dunia sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati paling tinggi di planet ini. Oleh karena itu, menjaga Leuser berarti menjaga masa depan generasi bangsa.

Joko menegaskan bahwa ekspedisi ini adalah bentuk nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga hukum dan ketertiban, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan ekologis bangsa. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, keamanan dan kelestarian alam adalah dua sisi dari mata uang yang sama dalam menjaga keberlangsungan hidup bangsa Indonesia.

Pengibaran bendera merah putih di puncak Leuser menjadi lambang bahwa semangat nasionalisme dan cinta tanah air tidak lekang oleh waktu dan medan. Di tengah tantangan medan berat dan kondisi cuaca ekstrem, semangat para peserta ekspedisi tidak surut. Mereka membawa pesan kuat bahwa di manapun berada, setiap anak bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga Indonesia, baik secara geografis, ekologis, maupun ideologis.

Melalui kegiatan ini, semangat “Polisi Cinta Alam” kembali dihidupkan. Dalam pernyataannya, Joko menutup dengan harapan agar momentum ini menjadi inspirasi bagi institusi lain dan masyarakat luas untuk mengambil bagian dalam gerakan pelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa menjaga alam adalah menjaga peradaban, dan menjaga Leuser berarti menjaga jantung ekosistem Sumatera demi keberlanjutan hidup bangsa Indonesia di masa depan. (*)

Berita Terkait

Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
WOW, Dana Pokir Disalah Gunakan, Ternyata Untuk Bagi Bagi Proyek, TTI Bongkar Dugaan Cashback Rp 200 M Proyek Pokir
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Pemerintah Kab. Aceh Tenggara kembali raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Aceh
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK
Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polres Aceh Tenggara Pastikan Hari Pertama Masuk Sekolah Berjalan Aman dan Lancar

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:48 WIB

Sentuhan Rohani di Balik Jeruji, Kapolres Aceh Tenggara Hadirkan Ustaz untuk Bina Warga Tahanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:02 WIB

Wakapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Kinerja, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:32 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:01 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:51 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:43 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tenggara Musnahkan 161,9 Kilogram Ganja

Berita Terbaru

error: Content is protected !!