Khidmat Iduladha di Masjid Marhamah: 17 Hewan Qurban Disembelih, Satu Disalurkan ke Pelosok Gayo Lues

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 23:13 WIB

50591 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 7 Juni 2025 — Di pagi yang sejuk dan penuh berkah, gema takbir mengalun syahdu di langit Kota Blangkejeren. Halaman Masjid Marhamah dipenuhi oleh warga yang datang dengan penuh semangat dan haru untuk menyaksikan langsung penyembelihan hewan qurban sebagai bagian dari ibadah Iduladha 1446 Hijriah.

Momentum sakral ini menjadi penanda kepedulian, keikhlasan, dan kebersamaan yang dirawat secara konsisten oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Marhamah. Tahun ini, sebanyak 17 ekor hewan qurban disembelih: 16 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Seluruh hewan merupakan titipan peserta qurban dari berbagai kalangan, termasuk pegawai Bank Aceh serta warga Blangkejeren yang mempercayakan ibadah qurbannya melalui pengelolaan masjid ini.

Kegiatan ini berlangsung tertib dan lancar. Panitia bekerja sejak subuh, mempersiapkan segala keperluan penyembelihan—mulai dari pengecekan kesehatan hewan, peralatan tajam, hingga area khusus pemotongan yang dilengkapi drainase darurat dan prosedur kebersihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu hal yang menjadi perhatian dan menuai apresiasi masyarakat adalah disalurkannya satu ekor sapi ke Kampung Lesten, sebuah wilayah terpencil di Gayo Lues yang masih minim akses infrastruktur. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata dakwah sosial yang menjangkau hingga pelosok, menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini nyaris tak tersentuh bantuan semacam ini.

Kegiatan qurban juga dihadiri langsung oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus sosial.

“Kita patut mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan Masjid Marhamah. Ini bukti bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga wadah pemberdayaan umat dan jembatan kasih sayang antarsesama,” ujar Bupati Suhaidi di sela-sela kegiatan.

Ketua BKM Marhamah, H. Afwan Zamri, S.HI., mengatakan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan kaidah syariat Islam, mulai dari penyembelihan hingga distribusi daging. Ia juga menekankan pentingnya memastikan daging qurban sampai kepada mereka yang benar-benar berhak menerima.

“Fokus kami adalah keikhlasan dan ketepatan sasaran. Daging qurban kami distribusikan kepada para mustahik—fakir miskin, janda, lansia, serta warga yang membutuhkan—dengan sistem kupon yang dibagikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh peserta qurban, relawan, dan panitia yang bekerja tanpa lelah sejak awal persiapan. Menurutnya, pelaksanaan qurban adalah amal kolektif yang memerlukan kebersamaan dan ketulusan dari semua pihak.

Sepanjang hari, suasana masjid dipenuhi aktivitas—dari penyembelihan, pencacahan, pembungkusan daging, hingga proses distribusi ke berbagai titik. Para pemuda, remaja masjid, ibu-ibu, dan tokoh masyarakat bekerja sama dalam suasana yang penuh keceriaan dan kekeluargaan.

Tak hanya menjadi ritual keagamaan, qurban di Masjid Marhamah menjelma menjadi panggung kepedulian sosial. Ia mempertemukan berbagai kalangan dalam satu semangat: berbagi rezeki, memperkuat ukhuwah, dan menebar kebaikan yang dampaknya terasa hingga ke daerah terpencil.

“Insya Allah, ini menjadi amal jariyah bagi para peserta qurban, dan menjadi penguat persaudaraan di antara kita,” tutup H. Afwan Zamri dengan penuh harap. (BRO)

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Kembali Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan di Gayo Lues
PT Hopson Kembali Beroperasi Saat Dibekukan, Ketegasan Pemerintah Aceh Dipertanyakan di Tengah Krisis Lingkungan Gayo Lues
Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren Diharapkan Jadi Inspirasi Pendidikan Anak Usia Dini
Aktivitas Ilegal PT Hopson di Gayo Lues Terus Berulang, Di Mana Negara Melindungi Lingkungan?
Produksi Ilegal PT Hopson Jalan Terus Meski Dilarang, Di Mana Polisi dan Pengawas Pemerintah?
Pembekuan Tinggal Formalitas, PT Hopson Diduga Bebas Jalankan Produksi Malam Hari di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Langgar Komitmen Penghentian Operasional, Warga Rekam Aktivitas Pabrik Saat Malam Hari
PT Hopson Diduga Langgar Hasil Rapat Resmi Pemerintah, Cerobong Pabrik Tertangkap Aktif Saat Pengawasan Melemah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!