Dek Fadh Silaturahmi dengan Bos Blue Bird, Bahas Peluang Investasi Multisektor di Aceh

ALASTA NEWS

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 14:30 WIB

50215 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Calon Wakil Gubernur Aceh terpilih, Fadhlullah (Dek Fadh), melakukan pertemuan dengan Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) yang juga komisaris utama BlueBird Holding Company, Di kantor pusat Bluebird Jakarta. Minggu, 8 Desember 2024. Pertemuan ini membahas peluang investasi di berbagai sektor strategis di Aceh, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

Dalam pertemuan ini, Dek Fadh didampingi oleh juru bicara Badan Pemenangan Aceh Mualem Dek Fadh, Mahfudz Y Loethan, yang juga Ketua Harian Japnas Aceh. Kehadiran mereka memperkuat komitmen pemerintah Aceh yang baru dalam menjalin kerja sama dengan para pelaku usaha nasional.

Dek Fadh memaparkan beragam potensi besar Aceh di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta energi terbarukan dan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis strategis, dan keindahan alam yang dapat menjadi daya tarik investasi. Produk unggulan seperti kopi Gayo, hasil perikanan, serta destinasi wisata seperti Pulau Weh dan Danau Laut Tawar menjadi fokus utama dalam strategi pembangunan ekonomi Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin Aceh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Untuk itu, kami membuka peluang kerja sama dengan pengusaha nasional dan internasional, terutama melalui Japnas dan Kadin, untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dek Fadh

Dek Fadh juga secara khusus memperkenalkan proyek Syiah Kuala Islamic Center kepada Bayu.

Proyek Syiah Kuala Islamic Center digagas sebagai pusat kegiatan keislaman, kebudayaan pendidikan, dan wisata religi bertaraf internasional. Proyek ini diharapkan menjadi ikon baru Aceh sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata religi.

“Kami berharap Kadin, dan para pengusaha nasional dapat mendukung proyek besar ini. Syiah Kuala Islamic Center bukan hanya simbol kebangkitan Aceh, tetapi juga akan menjadi motor penggerak ekonomi dan budaya

Wakil ketua umum Kadin bidang perencanaan pembangunan nasional, Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dek Fadh yang aktif menjalin komunikasi dengan dunia usaha. Ia menilai Aceh memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai sektor, terutama jika didukung dengan kebijakan yang mendukung dan ekosistem investasi yang kondusif.

“Aceh adalah daerah dengan potensi luar biasa. Dengan pengelolaan yang baik, sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan berbagai sektor lainnya dapat menjadi motor penggerak ekonomi. Japnas dan Kadin siap mendukung upaya ini melalui kolaborasi yang terencana,” ujar Bayu.

Sementara itu, Mahfudz Y Loethan, menambahkan bahwa Aceh memerlukan dukungan investasi yang konkret untuk mempercepat pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pengusaha nasional yang ada di Japnas dan Kadin, Aceh dapat menjadi jembatan untuk merealisasikan proyek-proyek strategis di daerah.

Dek Fadh menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa pemerintah Aceh yang baru akan memastikan regulasi yang mendukung dan layanan perizinan yang efisien bagi para investor. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama konkret antara pemerintah Aceh dan para pengusaha nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Aceh.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pengamat Tegaskan Percakapan Budi Arie Hanya Pengandaian: Jangan Dipelintir Jadi Agenda Politik*
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah
Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!