Presiden RI Prabowo Subianto : Tidak Ada Yang Kebal Hukum di Republik Ini. Menjelang Dua Minggu Tidak Juga Ditangkap, Apakah Pelaku Penganiyaan Wartawan Kebal Hukum ?

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 03:38 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan |  Menjelang dua minggu, Pelaku penganiyaan wartawan Leo Sembiring tidak kunjung ditangkap oleh Polsek Medan Tuntungan, bahkan mirisnya beredar isu bahwa pelaku penganiyaan kebal hukum karena dibekingi oleh oknum petugas pria yang memiliki jabatan.

Leo Sembiring yang menjadi korban penganiyaan kepada awak media mengatakan bahwa dirinya sudah mulai bosan menanyakan hal tersebut kepada pihak Kepolisian dikarenakan kondisi kesehatannya pun belum stabil.dia pun menduga ada oknum yang mencoba untuk memperlambat penanganan proses laporanya.

“Kondisi kesehatan saya masi belum stabil, bagian uluh hati, punggung, pinggang dan kepala saya masi sering nyeri akibat dianiaya oleh pelaku pada jumat 18 april 2025 yang lalu. kalau saya berdiri lama oyong pandangan saya. Saya sedih laporan saya belum ada kepastian hukumnya, Saya menduga kuat ada oknum petugas yang mengintervensi laporan saya ini agar diperlama penetapan tersangka, ini membuktikan bahwa masi ada oknum yang melindungi para pelaku kejahatan agar tidak cepat diproses hukum dan ini dugaan saya bahwa pelaku kejahatan lebih kuat dibandingkan aparat penegak hukum. saya tidak ingin berdamai dengan pelaku karena perbuatannya sudah sangat tidak pantas untuk dimaafkan, saya minta Polisi segera manangkapnya pelaku siapa pun dekingnya atau kami akan menggelar demo besar besarsan di Polda Sumut,” ujarnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal lanjutnya, hari ini merupakan jadwal aksi demo kami ke Polda Sumut, surat aksi sudah kami antarkan beberapa hari sebelumnya, namun Bapak Kasat Intel Polrestabes Medan Medan meminta saya untuk bersabar karena laporan saya akan digelar di Polresatbes Medan pada hari ini 29 April 2025 sehingga aksi pun kami tunda bukan kami batalkan, kaena spanduk dan pelengkapan lainnya sudah kami siapkan jauh sebelum surat kami antarkan.

“Saya juga sudah kordinasi yang baik dengan Bapak Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Syawal Sitepu,SH,MH beliau orang yang baik, beliau selalu meminta saya bersabar, beliau mengatakan bahwa penyidik yang menangani laporan saya sedang gelar pekara di Satreskrim Polrestabes Medan, beliau juga meminta saya untuk bersabar menunggu hasil gelar tersebut. Saya hanya ingin pelaku dapat segera ditangkap dan ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Saya tidak ada niat berdamai dengan pelaku yang telah menganiaya saya sampai saya terpaksa dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. saya dengar kabar bahwa dia punya deking orang hebat di luar sumut, Saya pernah melihat dan mendengar di tiktok Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa “TIDAK ADA YANG KEBAL HUKUM DI REPUBLIK INI”. Saya juga sependapat dengan hal tersebut, lalu kenapa pelaku penganiayaan saya sampai sekarang belum juga ditangkap,” ungkapnya Selasa, 29 April 2025

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu,SH,MH saat di konfirmasi menjelaskan bahwa penyidik yang menangani pekara tersebut masi berada di Polresatabes Medan.

“Masi dilakukan gelar pekara terkait hal tersebut,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!