Kami Rakyat Aceh Protes Harga Tiket Pesawat Mahal

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 26 Maret 2025 - 01:32 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Malu bercampur sedih saat mengetahui harga tiket pesawat ke Aceh mahal banget dari Jakarta, katanya sampai 10 hingga 11 juta lebih, apaan ini pemerintah, tanya Tarmizi Age Ketua Influencer Badan Pemenangan Aceh Mualem-Dek Fad di Banda Aceh, Selasa (25/3/2025).

Tarmizi Age dari Aceh, mengaku kecewa berat terhadap keputusan harga tiket pesawat ke Aceh dari Jakarta yang dinilai melambung cukup tinggi.

Ini memang harus di protes, harusnya menteri perhubungan belajar sejarah cikal bakal pesawat di negara ini di Republik Indonesia, katanya sebagaimana ditulis Tarmizi Age.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menteri perhubungan jangan sesuka hati lah putusin harga tiket ke Aceh, harus belajar sejarah cikal bakal pesawat Garuda dari Aceh, pak menteri sepatutnya mengumumkan buat yang KTP Aceh digratiskan, bukan malah jadi sangat mahal, benci apa pak menteri untuk Aceh sampai begitu kali terhadap Aceh,” Tarmizi Age mempertanyakan.

Pernyataan ini disampaikan Tarmizi Age yang akrab disapa Mukarram menanggapi harga tiket yang fantastis mahal jelang lebaran untuk rute Jakarta-Aceh.

Perlakuan ini kami yakin ada kaitan dengan keputusan Kementerian Perhubungan mengizinkan maskapai untuk melakukan peningkatan atau kenaikan harga pada angkutan udara.

Tarmizi Age dari Aceh meminta agar Menteri Perhubungan segera mengumumkan harga tiket normal ke Aceh, yang stabil bukan yang naik menggila-gila.

Harusnya pemerintah Indonesia menjaga keseimbangan daerah supaya tidak terciptanya konflik baru di masyarakat, apa lagi Aceh, semua orang tau cikal bakal pesawat Garuda di Indonesia kan dari Aceh, tegas Tarmizi Age.

Hal beginilah kadang-kadang yang mengungkit luka lama bagi rakyat Aceh, setelah harga tiketnya mahal penerbanganpun jadi berkurang untuk Aceh, sedih dan memalukan, ujar mantan aktivis GAM di Denmark tetsebut.

Saat ini, ekonomi rakyat sedang terpuruk, tidak baik-baik saja, ditambah dengan kondisi tiket pesawat yang mahal, apakah pemerintah tidak sayang sama warga Aceh, tolonglah  diperhatikan, minta Tarmizi Age menutup pernyataannya.

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!