PIM Aceh Gelar Seminar, Dorong UMKM Kuasai Pasar Global dengan Sertifikasi Halal

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 13 Februari 2025 - 00:09 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Aceh menggelar seminar bertema “Pendaftaran Sertifikasi Halal: Kunci Sukses UMKM di Pasar Global”. Acara ini diadakan di Plenary Hall UUI pada Senin (10/2/2025) dan dihadiri oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Aceh.

Seminar ini dibuka oleh Ketua PIM Aceh, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, yang menegaskan pentingnya sertifikasi halal sebagai strategi utama agar UMKM Aceh mampu bersaing di pasar global. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Asesor Manajemen Mutu Industri Fitriana Djafar, S.Si., M.T., serta Founder dan CEO Halalin, Yuliana Zahara Mega.

Dalam sambutannya, Marniati menyatakan bahwa sertifikasi halal bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai jaminan mutu bagi produk UMKM agar dapat diterima di pasar internasional. “Sertifikasi halal menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong UMKM Aceh agar lebih kompetitif dan memiliki daya saing tinggi di tingkat global,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fitriana Djafar, dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa sertifikasi halal dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas penetrasi pasar. Menurutnya, konsumen saat ini semakin peduli dengan kehalalan dan keamanan produk, sehingga sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam membangun citra merek UMKM.

Sementara itu, Yuliana Zahara Mega menyoroti kemudahan dalam proses pengurusan sertifikasi halal bagi UMKM. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen utama, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), KTP pemilik usaha, NPWP (jika ada), daftar bahan baku dan supplier, serta memastikan proses produksi tidak bercampur dengan bahan haram.

Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang ragu untuk mengurus sertifikasi halal karena menganggap prosesnya sulit. “Padahal, jika dipahami dengan baik, prosedurnya cukup mudah dan manfaatnya sangat besar bagi pengembangan usaha,” tambah Yuliana.

Marniati berharap seminar ini dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM, terutama kaum perempuan, agar lebih berani bersaing di pasar global. “Lebih dari 60% UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Oleh karena itu, PIM Aceh akan terus mendukung perempuan-perempuan Indonesia, khususnya Aceh, untuk berkembang dan berdikari dalam dunia usaha,” tegasnya.

Melalui seminar ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Aceh yang menyadari pentingnya sertifikasi halal dan segera mengambil langkah konkret untuk mendaftarkan produknya. Dengan demikian, UMKM Aceh dapat semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!