FAKTA dan REALITA PT Medan Canning Lakukan Penjajahan Kepada Karyawan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 00:42 WIB

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Sejak Terkuak nya Kerja Paksa dan Intimidasi Serta Pemutusan Kerja Sepihak Oleh. Sebuah Industri Pengalengan makanan untuk manusia, PT Medan Trofical Canning & Frozen Industries ini ternyata di duga Memproduksi Makanan Binatang yang di Duga tidak memiliki Izin.

Lebih dari Tiga bulan belakangan ini Beberapa Media menyoroti dan terus memberitakan dengan apa yang terjadi terhadap Para karyawan yang terdampak kerja Paksa serta intimidasi oleh Manager Prusahaan ( Yendi )

Hal tersebut terungkap di karenakan adanya Pengaduan dari Puluhan karyawan yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh Prusahaan sejak Yendi menjadi Manager di Prusahaan tersebut .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkuak ” Yendi Dengan Sengaja mempekerjakan karyawanya Rata rata Wanita berusia 40 Sampai 50 tahun dengan tujuan memutuskan hubungan kerja dengan tehnik kerja berat dengan paksa , jika tidak mau karyawan di persilahkan mengundurkan diri dengan hanya mendapat uang tali asih sekedarnya dari Prusahaan agar terhindar dari biaya Besar PHK yang mengikuti undang undang ketenaga kerjaan .

Di ketahui ” Dengan Proses Kerja Paksa terbukti banyak Karyawan yang tidak tahan bekerja dan akhirnya mengundurkan diri ,

Dalam Upaya Media yang terus Memberitakan kejadian tersebut ternyata masih di cekal oleh Prusahaan dengan mengatakan. Pemberitaan yang beredar adalah Hoax. , hingga membuat Jurnalis ( Boim ) angkat bicara . Dalam bantahanya Boim mengatakan “. Yang terjadi kepada Puluhan Karyawan PT. Medan Canning tersebut adalah benar . Saya punya bukti dan Fakta dengan langsung mewawancarai nya dan Semua Rekaman yang menjadi Dokument semua ada pada kami sebagai jurnalis. Saya siap di somasi kalau Brita yang kami buat bersama TIM itu tidak benar. Tegas nya .

Katanya lagi ” Banyak. Karyawan di PT.Medan Canning yang menjadi korban hingga harus di larikan kerumah sakit karna Pingsan kelelahan kerja , Gimana tidak mereka kelelahan ” Pekerjaan yang biasa di lakukan oleh 5 orang kini harus di kerjakan sendiri di samping itu pula mereka di paksa harus mengerjakannya dan di ancam kalau tidak mau silahkan. Menandatangani kertas kosong yangmereka siapakan , itu semua sudah kita Rekam langsung bersama Tim dan menjadi Dokument kita , Prihal Brita yang kami tayangkan , kenapa tidak ada keterangan dari Fihak Prusahaan , Kami sudah Datang beberapa kali ke PT. Medan Canning , Namun kedatangan kami di tolak dan Prusahaan tidak bersedia di Konfirmasi , adapun Hubungan melalui Hanfone Seluruh Managerman Prusahaan memblokir Was up kami dan tidak ada satu Pun yang bisa memberikan keterangan terkait kejadian ini ., Kalau kita ingat Sejarah sama dengan jaman Penjajahan Jepang , bedanya Era saat ini Bagai mana mencampakan Pekerja tanpa Pesangon besar ..Tuntas nya . (*)

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!