Hawanis: Kritik Dr. Taufik Abd Rahim Tidak Berdasar, Verifikasi Rumah Dhuafa Bukti Kinerja Nyata Pj Gubernur Aceh

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 23 Januari 2025 - 22:06 WIB

50345 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Ketua LSM Radar, Muhammad Hawanis, S.Sos., menanggapi pernyataan Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Taufik Abd Rahim, yang mengkritik langkah Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA., M.Si., dalam program verifikasi rumah layak huni (RLH). Hawanis menilai kritik tersebut tendensius dan tidak berdasar, bahkan menyebut Dr. Taufik seperti “pengamat level SMA” yang tidak memiliki data kuat dalam memberikan pandangan.

“Kami melihat apa yang dilakukan Pak Safrizal justru sebuah gebrakan besar. Program verifikasi ini transparan dan tepat sasaran. Jika ditemukan calon penerima yang tidak memenuhi kriteria, maka akan diganti dengan yang lebih layak. Ini membuktikan tanggung jawab beliau sebagai pemimpin,” ujar Hawanis.

Hawanis juga menegaskan, program verifikasi yang dilakukan oleh Safrizal tidak hanya sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bahkan, Safrizal secara langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei di wilayah pantai timur dan selatan Aceh. “Beliau bertemu langsung dengan calon penerima bantuan, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya,” tambahnya. kamis 23/1

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait tudingan Dr. Taufik yang menyebut langkah Safrizal hanya untuk mencari sensasi, Hawanis dengan tegas membantah. “Pak Safrizal bukan politisi, beliau tidak memiliki kepentingan pribadi. Sebagai putra daerah, beliau hanya ingin membangun Aceh dalam waktu singkat sebagai penjabat gubernur,” katanya.

Hawanis juga menyoroti pentingnya data dan indikator yang jelas dalam memberikan kritik. Menurutnya, pernyataan Dr. Taufik terkesan tanpa dasar yang kuat dan hanya menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. “Kalau mau mengkritik, silakan, tapi harus dengan data dan argumen yang valid. Jangan sekadar mencari perhatian,” tegasnya.

Program rumah layak huni (RLH) di bawah kepemimpinan Safrizal juga telah mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Lembaga seperti Masyarakat Transparansi Aceh (MATA), Solidaritas Aceh Peduli (SAPA), dan Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini.

Saat ini, proses verifikasi penerima RLH terus berjalan secara teliti. Tim yang dibentuk oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk memeriksa data dan dokumen calon penerima. “Selain itu, masyarakat juga diberi kesempatan untuk melaporkan jika ada ketidaksesuaian melalui mekanisme pengaduan yang disediakan,” jelas Hawanis.

Kehadiran Safrizal di sejumlah lokasi verifikasi disebut sebagai bentuk pengawasan langsung untuk memastikan bahwa proses berjalan sesuai prosedur. “Beliau hadir untuk memberi pesan kepada petugas agar bekerja profesional. Tidak ada ruang untuk penyimpangan,” kata Hawanis.

Program RLH ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pemerintahan Aceh, mengingat transparansi dan akuntabilitasnya. “Langkah ini menunjukkan bahwa Safrizal memiliki komitmen tinggi terhadap kesejahteraan rakyat Aceh, bukan sekadar retorika,” ujar Hawanis.

Hawanis juga menyebut bahwa kolaborasi antara Safrizal dan Gubernur Aceh terpilih, Muzakir Manaf atau Mualem, sangat harmonis dan memberikan dampak positif bagi Aceh. “Kami optimis, di bawah kepemimpinan mereka, Aceh akan mengalami kemajuan besar di masa depan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!