ACEH TENGGARA – Musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, menyisakan duka dan kehilangan bagi 13 kepala keluarga (KK). Di tengah kondisi tersebut, perhatian dan kepedulian datang langsung dari Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., bersama Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. dan jajaran Forkopimda. 17 September 2026
Kapolres dan Bupati aceh Tenggara turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban.
Kehadiran rombongan di tengah warga menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan awal sekaligus menjadi penyemangat bagi 13 keluarga untuk perlahan bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami tahu tidak ada bantuan yang bisa menghapus kesedihan akibat musibah ini. Namun, kehadiran kami bersama Bapak Bupati dan Forkopimda adalah bentuk kepedulian. Semoga bantuan masa panik ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi cobaan,” ujar Kapolres.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para korban agar mereka tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
Satu rumah mungkin telah kehilangan banyak hal, tetapi harapan tidak boleh ikut terbakar. Di tengah musibah, kepedulian hadir untuk menguatkan dan kebersamaan menjadi jalan untuk bangkit kembali.(Red)








































