ACEH TENGGARA – Dalam upaya mempererat hubungan kelembagaan dan membangun kolaborasi yang semakin kuat, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. bersama Kasat Resnarkoba melaksanakan silaturahmi dan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (15/9/2026).
Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, Nasruddin, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta membangun kerja sama yang lebih erat antara kedua institusi.
Momentum silaturahmi tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Aceh Tenggara dan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara.
Penandatanganan MoU menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Aceh Tenggara.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo melalui Kasi Humas Ipda Patar mengatakan, silaturahmi dan kerja sama lintas instansi merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kebersamaan.
“Kerja sama yang dibangun bukan hanya sebatas hubungan kelembagaan, tetapi bagaimana kita bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan komunikasi dan sinergitas yang baik, berbagai program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Ipda Patar.
Ia menambahkan, Polres Aceh Tenggara terbuka untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Kementerian Agama, dalam mendukung terciptanya suasana yang aman, harmonis dan kondusif di tengah masyarakat.
Melalui silaturahmi dan penandatanganan MoU tersebut, Polres Aceh Tenggara dan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen menjaga hubungan yang harmonis serta memperkuat kolaborasi demi mendukung pembangunan daerah.
“Bersinergi, Berkolaborasi, Mewujudkan Aceh Tenggara yang Aman dan Sejahtera.” (Red)








































