Stop framing isu! Seleksi Kepala BPMA: Transparan, Profesional, dan Bebas Kepentingan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Selasa, 7 Januari 2025 - 20:23 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fajarul Arwalis Ketua Kebijakan Publik Dan Politik Aceh

Banda Aceh – Juru Bicara Panitia Seleksi Calon Kepala Badan Pengelola Minyak dan Gas (BPMA), Rustam Effendi, menegaskan bahwa proses seleksi calon pimpinan BPMA dilakukan sesuai aturan dan prinsip transparansi. Tiga nama terbaik telah diusulkan untuk mengisi kursi kepemimpinan strategis lembaga tersebut.

“Saya sebagai ekonom menyampaikan bahwa seleksi ini sangat adil. Tidak ada pihak yang mencoba memaksakan perwakilan tertentu,” ujar Rustam, diwawancarai satu media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rustam menjelaskan, sebanyak 41 nama yang mendaftar telah melalui serangkaian seleksi ketat, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2015. Kriteria penilaian mencakup bidang studi, batas usia, kemampuan berbahasa Inggris, serta pengalaman kerja minimal lima tahun di sektor migas.

“Pendaftaran awal dilakukan selama satu pekan dan dinilai sudah cukup. Dari proses tersebut, kami telah menyerahkan enam nama kepada Pj Gubernur Aceh, Safrizal, untuk diseleksi lebih lanjut menjadi tiga nama yang akan diusulkan ke Menteri ESDM,” tambah Rustam.

Aktivis Aceh Minta Stop framing isu!

Ketua Kebijakan Publik dan Politik Aceh, Fajarul Arwalis, turut memberikan apresiasi atas proses seleksi yang dianggap bebas dari kepentingan pragmatis. Ia menilai langkah Pj Gubernur Safrizal merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga profesionalisme dan transparansi di tengah masa jabatan yang hampir berakhir.

“Jangan sampai mereka yang tidak lolos seleksi menciptakan provokasi yang merusak citra baik Aceh. Stop framing isu seolah-olah seleksi ini cacat prosedur. Semua berjalan sesuai aturan,” Menteri ESDM juga telah memastikan bahwa proses seleksi ini sesuai prosedur,” tegasnya.

Saiful Mulki, Ketua Forum Aceh Bersatu, menambahkan bahwa seleksi BPMA menunjukkan komitmen tinggi terhadap profesionalisme. “Publik dapat melihat bahwa proses ini adil dan berdasarkan kualifikasi. Ini menciptakan sejarah baru di Aceh dengan transparansi yang dijunjung tinggi,” ujarnya.

Keputusan Pj Gubernur Aceh mengumumkan hasil seleksi secara terbuka dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga kepercayaan publik. Hal ini juga diharapkan mampu menghindari potensi gejolak di tengah masyarakat yang sensitif terhadap isu-isu strategis seperti pengelolaan migas.

“Transparansi sangat penting, terutama untuk lembaga seperti BPMA. Ini membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi profesionalisme di Aceh,” lanjut Saiful.

Fajarul menambahkan, siapapun tiga nama yang akan diusulkan ke Menteri ESDM adalah individu yang telah melalui seleksi ketat. “Dari enam nama, tiga akan dipilih berdasarkan kriteria terbaik, lalu dilakukan tes ulang oleh Kementerian. Ini memastikan hanya yang terbaik yang memimpin BPMA,” jelasnya.

Ia juga mengimbau semua pihak untuk mendukung hasil seleksi tanpa menciptakan narasi negatif. “Jangan menciptakan narasi hanya karena tidak memenuhi kriteria. Bersama-sama kita bangun Aceh tanpa menyalahkan pihak lain,” tambahnya.

Fajarul menutup dengan menyampaikan harapannya agar BPMA di bawah kepemimpinan baru dapat menjalankan tugas dengan optimal. “Langkah ini menjadi tonggak baru untuk pengelolaan migas yang lebih baik dan profesional di Aceh,” tutupnya.

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!