PW GPA DKI : Kebijakan Kakorlantas Patut Di Acungi Jempol Berani dan Berhasil Menghapus “Tot Tot Wuk Wuk” di Jalanan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:36 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Oktober 2025 — Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Dedi Siregar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri atas kebijakan progresif dan tegas dalam menghapus budaya “Tot Tot Wuk Wuk” — istilah yang mewakili kebiasaan membunyikan klakson secara tidak tertib, ugal-ugalan, dan arogan di jalan raya sudah tidak terdengar dan tidak terlihat lagi di jalan raya

Kami menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada Kakorlantas Polri atas keberhasilan menerapkan kebijakan progresif yang menekan — bahkan nyaris menghapus — budaya “Tot Tot Wuk Wuk” di jalanan Indonesia.

Istilah “Tot Tot Wuk Wuk” yang selama ini merepresentasikan perilaku pengendara yang sembarangan membunyikan klakson, berkendara ugal-ugalan, dan menunjukkan arogansi di ruang publik, kini mulai menghilang dari jalan-jalan besar maupun kecil. Bukan hanya karena penindakan, tetapi karena adanya perubahan kesadaran bersama yang didorong oleh edukasi dan penegakan hukum yang konsisten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan Kakorlantas Polri ini bukan sekadar soal lalu lintas, tapi mencerminkan upaya serius Polri — khususnya Korlantas — dalam membangun budaya tertib, santun, dan saling menghormati di ruang publik. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan teknologi pemantauan modern, Kakorlantas berhasil membawa perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak sedikit warga yang menyebut, kini perjalanan terasa lebih tenang. Tidak lagi terganggu oleh suara klakson yang tak pada tempatnya atau pengendara yang merasa jalanan miliknya sendiri. Langkah ini patut dijadikan contoh: bahwa kebijakan yang tegas, berpihak pada kepentingan umum, dan dijalankan dengan hati, akan mendapat dukungan luas dari publik.

” Dua pekan setelah Kakorlantas Polri Irjen. Agus Suryonugroho menyampaikan larangan pengawalan menggunakan sirene di jalan raya. Kini bunyi-bunyi sirene bersuara tot-tot wuk-wuk itu menghilang dari peredaran jalan, Kami angkat topi untuk Kakorlantas. untuk setiap langkah kecil yang membawa perubahan besar.

Kami mengapresiasi Stategi Kakorlantas melakukan pendekatan edukatif, penegakan hukum yang konsisten, dan penggunaaan teknologi pemantauan lalu lintas yang semakin canggih, kami yakin dengan kebijalan dan strategi Kakorlantas Indonesia akan menuju peradaban lalu lintas yang lebih tertib dan beretika.

Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas otomotif, pengemudi ojek daring, serta pelaku transportasi publik untuk mendukung penuh inisiatif ini. Perubahan harus dimulai dari kesadaran bersama, bahwa jalan raya adalah ruang publik yang wajib dijaga kenyamanannya untuk semua.
Sekali lagi, kami mengapresiasi langkah Kakorlantas sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang makin humanis dan modern.

Salam Hormat,
Pimpinan Wilayah
Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta

Ketua Dedi Siregar

Berita Terkait

Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi
Prof. Sutan Nasomal SH MH Penanggungjawab Timpas1 Apresiasi Langkah Rajudin Sagala Anggota DPRD Sumut Bantu Pasien Operasi Caesar Di RS Medan Mengharukan !!!
PP Gerakan Pemuda Alwashliyah : Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jangan di Politisasi
Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan ke Kementerian Lingkungan Hidup Desak Audit Total Industri Getah Pinus Aceh
PT Rosin Tak Gubris Pembekuan Operasional, Aktivitas Pabrik Tetap Jalan dan Warga Terus Menanggung Dampaknya
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
PT Rosin di Gayo Lues Diduga Langgar Banyak Aturan, Aktivis Minta Semua Jejak Operasional Dibuka

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!