Langkah Strategis Kapolda Aceh Perangi Narkoba dengan K9 Dapat Apresiasi dari Ali Basrah: Fokus Kawal Perbatasan Aceh Tenggara

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 02:24 WIB

50284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan kembali mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Wakil Ketua DPR Aceh, Ali Basrah, memberikan apresiasi atas langkah cepat Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko yang mengerahkan dua anjing pelacak (K9) ke Kabupaten Aceh Tenggara.

Langkah strategis ini dianggap sebagai bentuk keseriusan Polda Aceh dalam memperkuat pengawasan, khususnya di wilayah rawan peredaran narkoba yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Gayo Lues.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Kapolda Aceh yang sudah langsung merespons dan mengirimkan anjing pelacak ke Aceh Tenggara. Ini sangat membantu pengawasan terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan,” ujar Ali Basrah kepada awak media, Jumat, 20 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serah terima dua ekor anjing pelacak tersebut dilakukan di Lapangan Mapolres Aceh Tenggara pada Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua K9 tersebut kini resmi memperkuat Unit Satwa K9 yang diperbantukan ke Polres Aceh Tenggara.

Menurut Ali, pengiriman anjing pelacak merupakan bagian dari strategi taktis yang mendukung kinerja kepolisian dalam mendeteksi dan menggagalkan distribusi narkotika, terutama jenis sabu dan ganja yang masih marak ditemukan di wilayah Aceh Tenggara.

“Dua ekor anjing ini akan digunakan untuk pelacakan sabu dan ganja, khususnya di wilayah-wilayah rawan peredaran,” jelasnya.

Ali juga menyebut dua titik utama yang menjadi fokus pengawasan: Pos Polisi Lawe Pakam yang berbatasan dengan Sumatera Utara, dan wilayah Kecamatan Ketambe yang menjadi jalur penghubung ke Gayo Lues. Kedua wilayah ini telah lama dikenal sebagai jalur potensial penyelundupan narkoba lintas kabupaten dan provinsi.

Tak hanya kepada Kapolda, Ali Basrah juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, atas upaya dan komitmen kuat dalam memberantas narkoba sejak menjabat.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Kapolres Aceh Tenggara. Sejak AKBP Yulhendri menjabat, kasus narkoba sudah jauh berkurang. Ini harus kita dukung bersama, karena perjuangan di lapangan tidak mudah,” ujarnya.

Namun demikian, tantangan tetap besar. Data dari Polres Aceh Tenggara menunjukkan bahwa kasus narkotika masih tergolong tinggi. Dari Januari hingga Mei 2025, tercatat 34 kasus penyalahgunaan sabu dan 2 kasus ganja, dengan total barang bukti mencapai 1.274,96 gram sabu dan 10.652,42 gram ganja kering.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2024 tercatat 104 kasus sabu, 8 kasus ganja, dan 1 kasus ekstasi, dengan total barang bukti 845,49 gram sabu dan 814,8 gram ganja. Meski jumlah kasus tahun ini menurun, volume barang bukti justru meningkat, yang menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba masih aktif dan berpotensi besar.

Sebagai legislator dari Dapil 8 dan juga Ketua Forbes DPRA Wilayah Tengah Selatan, Ali menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan politik dan anggaran bagi upaya pemberantasan narkoba di daerah-daerah perbatasan. Menurutnya, keberhasilan kepolisian harus diimbangi dengan dukungan logistik, teknologi, dan personel.

“Kita support penuh. Petugas di lapangan juga perlu peralatan dan dukungan agar tidak kewalahan, apalagi intensitas pemeriksaan kini semakin tinggi, terutama di titik perbatasan,” tegasnya.

Ali juga menyampaikan bahwa ia telah melakukan komunikasi awal dengan DPRK Aceh Tenggara untuk mendorong agar penguatan anggaran operasional Unit K9 dan personel kepolisian dapat diakomodasi dalam APBK tahun berjalan atau tahun depan.

Di akhir pernyataannya, Ali mengingatkan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten, kepolisian, legislatif, dan masyarakat dalam memerangi narkoba secara bersama-sama. Ia menekankan bahwa wilayah perbatasan tidak boleh dibiarkan menjadi titik lemah dalam pengawasan keamanan dan kesehatan sosial.

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat. Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi seluruh elemen masyarakat. Kita harus jaga wilayah pelosok agar tidak menjadi pintu masuk narkoba,” tutupnya.

Dengan adanya pengerahan Unit K9 ini, masyarakat Aceh Tenggara berharap pengawasan terhadap peredaran narkotika akan semakin ketat, dan generasi muda terselamatkan dari ancaman zat-zat mematikan yang menggerogoti masa depan bangsa. (RED)

Berita Terkait

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
WOW, Dana Pokir Disalah Gunakan, Ternyata Untuk Bagi Bagi Proyek, TTI Bongkar Dugaan Cashback Rp 200 M Proyek Pokir
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Pemerintah Kab. Aceh Tenggara kembali raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Aceh
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Bupati Aceh Tenggara dan Tim PRR Pusat Tinjau Lokasi Bencana, Realisasi Anggaran Baru 41,05 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Realisasi Anggaran Pascabencana Aceh Tenggara Baru 41,05 Persen, DOKA Tambahan Terendah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!