AKBP Hyrowo, S.I.K. Turun Langsung Bersihkan Masjid Nurul Huda dan Abu Abas, Warga Apresiasi Kepedulian Polres

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 12:23 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menggelar kegiatan Bakti Religi sebagai wujud nyata kedekatan institusi Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025, dengan melibatkan jajaran personel kepolisian dan masyarakat dalam aksi gotong royong membersihkan dua rumah ibadah, yaitu Masjid Nurul Huda di Desa Ume Lah dan Masjid Abu Abas di Desa Kutebukit, Kecamatan Blangpegayon.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., dan didampingi oleh Wakapolres Kompol Edi Yaksa, S.Sos., Kabagops Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., Kabagren AKP Junaidi Desky, P.S. Kabaglog AKP Gomgom Tampubolon, serta para Kasat dan puluhan personel lainnya dari jajaran Polres. Hadir pula para wartawan lokal serta sejumlah tokoh masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan penuh kebersamaan tersebut.

Sejak pagi, petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan seluruh bagian masjid, mulai dari halaman depan, ruang utama, tempat wudhu, mimbar, ventilasi, karpet, hingga fasilitas ibadah lainnya. Semangat gotong royong begitu terasa. Masyarakat menyambut antusias, anak-anak ikut membantu, dan para orang tua tampak tersenyum bangga melihat kolaborasi hangat antara polisi dan warga dalam merawat rumah ibadah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan tempat suci, tetapi juga membangun kembali semangat persatuan dan silaturahmi antara institusi Polri dengan masyarakat. Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, tidak hanya dalam konteks hukum, tetapi juga sebagai pelayan dalam kehidupan sosial dan spiritual.

“Dalam semangat Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami ingin Polri hadir dengan hati, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Kita ingin masyarakat tahu bahwa polisi ada untuk membantu, merawat, dan menyatu dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Kapolres dengan penuh ketulusan.

Kapolres juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang hadir, bahwa pengabdian tidak diukur dari besar kecilnya tugas, melainkan dari keikhlasan dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh orang lain. “Bakti kecil yang dilakukan dengan hati yang besar, jauh lebih berarti daripada pekerjaan besar yang dilakukan tanpa keikhlasan. Kita mulai dari membersihkan masjid hari ini, besok kita bersihkan hati, dan terus jaga niat untuk melayani negeri ini sepenuh hati,” tambahnya dengan semangat.

Bagi masyarakat di Desa Ume Lah dan Kutebukit, kegiatan ini menjadi pengalaman yang mengesankan. Beberapa warga menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama mereka melihat pimpinan kepolisian turun langsung bersama anggotanya dalam membersihkan rumah ibadah. “Kami merasa dihargai, bukan hanya sebagai warga, tapi sebagai mitra. Ini contoh yang baik, bukan hanya menyuruh, tapi ikut bekerja. Ini baru namanya pemimpin,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang ikut dalam gotong royong tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat citra positif Polri sebagai institusi yang dekat dan peduli. Wartawan lokal yang meliput acara pun mencatat bagaimana para anggota kepolisian bekerja tanpa sekat, bahkan membantu warga tua yang kesulitan membawa ember dan peralatan. Suasana yang hangat ini menciptakan kesan bahwa Polri bukan entitas yang jauh, melainkan bagian dari komunitas itu sendiri.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Gayo Lues juga merencanakan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako untuk warga kurang mampu, penyuluhan hukum dan narkoba untuk pelajar, edukasi tertib berlalu lintas, serta lomba-lomba yang bersifat membangun karakter dan wawasan kebangsaan.

Momentum Hari Bhayangkara tahun ini mengangkat tema nasional “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung semangat agar institusi Polri terus berbenah, lebih modern, lebih humanis, dan lebih hadir dalam kehidupan masyarakat dengan pendekatan yang inklusif dan menyeluruh. Di tengah kompleksitas sosial yang terus berkembang, Polri dituntut tidak hanya responsif dalam penegakan hukum, tetapi juga proaktif dalam menjaga keharmonisan sosial.

Kegiatan Bakti Religi di Gayo Lues ini menjadi perwujudan nyata dari semangat tersebut. Polres tidak hanya datang dengan seragam dan prosedur, tetapi membawa pesan damai, solidaritas, dan kepedulian. Dengan membersihkan masjid, mereka tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga merawat kepercayaan publik yang menjadi fondasi utama keberhasilan institusi kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 WIB itu berakhir dalam suasana tertib, penuh keakraban, dan semangat gotong royong yang tinggi. Senyum warga dan peluh para anggota kepolisian menjadi simbol nyata bahwa pengabdian itu tidak harus selalu besar dan megah. Justru dari hal-hal kecil yang menyentuh kehidupan rakyat, citra dan martabat institusi dapat tumbuh dengan kuat dan berakar dalam hati masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Gayo Lues bukan sekadar momen tahunan. Ia menjadi ruang kontemplasi dan aksi, di mana polisi dan rakyat menyatu, saling merawat, dan berjalan bersama menuju masa depan yang lebih baik. Di antara lantunan adzan Jumat yang menggema dari masjid yang telah bersih dan tertata, harapan dan doa pun mengalir, semoga Polri senantiasa diberikan kekuatan untuk terus melayani dan mengayomi dengan sepenuh jiwa. (Abdiansyah)

Berita Terkait

PT Hopson Diduga Kembali Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan di Gayo Lues
PT Hopson Kembali Beroperasi Saat Dibekukan, Ketegasan Pemerintah Aceh Dipertanyakan di Tengah Krisis Lingkungan Gayo Lues
Festival Ceria Anak Bangsa di TK Negeri 2 Blangkejeren Diharapkan Jadi Inspirasi Pendidikan Anak Usia Dini
Aktivitas Ilegal PT Hopson di Gayo Lues Terus Berulang, Di Mana Negara Melindungi Lingkungan?
Produksi Ilegal PT Hopson Jalan Terus Meski Dilarang, Di Mana Polisi dan Pengawas Pemerintah?
Pembekuan Tinggal Formalitas, PT Hopson Diduga Bebas Jalankan Produksi Malam Hari di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Langgar Komitmen Penghentian Operasional, Warga Rekam Aktivitas Pabrik Saat Malam Hari
PT Hopson Diduga Langgar Hasil Rapat Resmi Pemerintah, Cerobong Pabrik Tertangkap Aktif Saat Pengawasan Melemah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:38 WIB

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:01 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 19:14 WIB

DPRK Apresiasi Langkah Bupati Rangkul Pers dan LSM

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!