Warga Desak Kapolres Usut Dugaan Main Mata Kapolsek Barusjahe dengan Bandar Dadu

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 07:14 WIB

50347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo – Keresahan warga Desa Sinaman, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kian memuncak. Mereka mendesak Kapolres Karo, AKBP Eko Yulianto, untuk turun tangan dan mengusut tuntas dugaan keterlibatan Kapolsek Barusjahe, AKP Bonar H. Pohan, yang diduga kuat telah bermain mata dengan pengusaha judi dadu kopyok dan ikan-ikan elektrik yang beroperasi secara bebas di wilayah tersebut.

Sejumlah warga menyebut bahwa aktivitas perjudian ilegal di Desa Sinaman sudah berlangsung cukup lama tanpa ada tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat. Mereka bahkan menduga, alasan tidak adanya penindakan karena adanya hubungan gelap antara aparat dan pengelola usaha haram tersebut.

“Kalau memang Kapolsek tidak sanggup menutup lokasi perjudian itu, kami minta Kapolres yang turun tangan. Sudah cukup masyarakat Sinaman merasa resah, anak-anak dan pemuda terpengaruh, bahkan konflik sosial mulai terjadi,” ujar BG, salah satu tokoh masyarakat yang turut mewakili suara warga, Jumat (30/05/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang beredar di kalangan masyarakat, praktik judi dadu kopyok dan ikan-ikan tersebut dikelola oleh dua orang yang dikenal berinisial JM dan LT. Keduanya disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan oknum aparat, sehingga lokasi judi yang mereka kelola seolah kebal hukum. Bahkan, aktivitas itu dikabarkan tetap berjalan lancar meski sebelumnya sudah dilaporkan ke pihak kepolisian sektor setempat.

“Sudah berulang kali kami suarakan di media, tapi Kapolsek Barusjahe tetap diam saja. Kami curiga beliau sudah terima setoran rutin atau semacam upeti dari pengelola tempat judi itu,” tambah BG.

Sikap diam Kapolsek Barusjahe menimbulkan kecurigaan besar dari masyarakat. Mereka menduga ada main mata antara oknum aparat dan pelaku usaha perjudian. Padahal, kata warga, keberadaan aktivitas itu sudah sangat meresahkan karena mengganggu ketertiban umum, merusak moral generasi muda, serta memicu persoalan sosial lainnya di lingkungan mereka.

“Masyarakat Desa Sinaman sudah kehilangan kepercayaan kepada Polsek Barusjahe. Kalau dibiarkan, citra kepolisian di mata rakyat akan semakin buruk. Kami harap Kapolres bisa bersikap tegas dan netral,” tegas warga lainnya.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Kapolsek Barusjahe maupun dari pihak Kapolres Karo terkait desakan warga dan tudingan dugaan main mata tersebut. Namun warga berharap, suara mereka tidak kembali diabaikan.

“Jangan sampai masyarakat turun ke jalan hanya untuk menutup lokasi judi. Ini tugas aparat. Kami warga hanya ingin ketenangan, bukan konflik,” ujar BG.

Mereka juga meminta agar Kapolda Sumatera Utara turut mengawasi proses ini dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran Polsek Barusjahe yang dinilai gagal menjaga ketertiban dan memberantas penyakit masyarakat di wilayah hukumnya.

Desakan warga Desa Sinaman ini menjadi sinyal serius agar institusi kepolisian benar-benar bersih dari praktik kolusi dengan pelaku kejahatan, serta membuktikan komitmen mereka dalam menjaga keadilan dan keamanan masyarakat. (tim)

Berita Terkait

Ketua DPD I PKN Sumut, Rendi Siagian, S.H Percayakan Boy Evin Sitepu, S.S Sebagai Ketua DPD II PKN Karo: Sebuah Langkah Maju Bagi Organisasi Pemuda
Baranews Grup Ucapkan Simpati Mendalam dan Doa untuk Keluarga Brito Sentiasa Manik
Ratusan Warga Desa Kandibata Demo Di DPRD Karo, Mengenai Proyek PLTMH Karena Ingkar Janji
Pemkab Karo Tandatangani Kerja Sama Dengan Badan Pusat Statistik
Terindikasi KKN Dana Desa, Kades Lau Mulgab Akan Diseret Ke Penjara.
Temuan Mayat MR X Dikawasan Jurang TPU Jalan Irian Kabanjahe
Bawaslu Kabupaten Karo Teguhkan Nilai Pancasila Dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
Ganda Nainggolan Serahkan Diri Ke Polres Tanah Karo ,Terduga Pembunuhan Melky Perangin-Angin

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!