Event FKIJK Aceh Run 2025 di Blang Padang Tuai Kontroversi, Panitia Minta Media Bersikap Berimbang

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 17:03 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Penyelenggaraan event olahraga nasional FKIJK Aceh Run 2025 yang berlangsung di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Minggu (11/5) kemarin, menuai sorotan publik usai sejumlah media lokal menerbitkan pemberitaan kontroversial yang menyeret nama Wakil Gubernur Aceh.

Dalam pemberitaan tersebut, Wakil Gubernur Aceh disebut-sebut terlibat langsung dalam teknis penyelenggaraan lomba, yang kemudian memunculkan kritik tajam dari berbagai pihak. Padahal menurut informasi yang dihimpun dari panitia pelaksana, kehadiran Wakil Gubernur hanya sebatas undangan sebagai tamu kehormatan untuk membuka acara, sebagaimana lazimnya pada event-event serupa.

Panitia FKIJK Aceh Run 2025 menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung menyerang sepihak. “Seharusnya media melakukan cover both sides atau menghadirkan informasi dari kedua belah pihak sebelum mempublikasikan berita. Kami siap memberikan klarifikasi, namun tidak diberi ruang,” ujar salah satu panitia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, panitia menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan secara mandiri oleh pihak swasta dan komunitas keuangan inklusif dengan tujuan utama membangkitkan sektor pariwisata dan UMKM Aceh yang sedang lesu. Peserta yang hadir berasal dari berbagai provinsi, termasuk dari luar negeri, dengan latar belakang yang beragam.

“Event ini membawa efek positif bagi Banda Aceh. Hotel penuh, UMKM laris, dan kota hidup kembali. Jangan sampai framing yang keliru justru menyesatkan publik dan mematikan inisiatif ekonomi rakyat,” tambahnya.

Panitia juga mengingatkan pentingnya media menjunjung tinggi etika jurnalistik sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni memberikan ruang bagi klarifikasi dan tidak serta-merta menyudutkan pihak tertentu tanpa dasar yang kuat.

Aceh disebut sedang membutuhkan iklim kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media. Kritik tetap diperlukan, namun harus disampaikan secara proporsional dan membangun, bukan memojokkan.

“Jangan seperti kata pepatah Aceh: Lalat mirah rueng, hana mita eek dan bangke – sibuk mencari sisi buruk, lupa melihat sisi baik yang nyata,” tutupnya.

FKIJK Aceh Run 2025 diharapkan menjadi momentum positif untuk membangun citra Aceh yang terbuka, ramah, dan siap menyongsong pemulihan ekonomi pasca pandemi dan krisis global.(Red)

Berita Terkait

Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
Kolaborasi Strategis FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara dan Dittipidter Mabes Polri, Siap Sikat Tambang Ilegal di Aceh
UGL dan Pemerintah Aceh Finalisasi Draft Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Pendidikan dan Pembangunan Daerah
Djaka Budhi Utama: Satgas Bea Cukai Bukti Sinergi Lintas Lembaga Berantas Penyelundupan
Nurdiansyah Alasta Diganjar Penghargaan Alumni Berdampak Atas Kiprah Nyata dalam Dunia Kesehatan Hewan
Bea Cukai Ungkap Hasil Penindakan Nasional dan Wilayah Aceh 2025
SMPA: Ancaman Mutasi Bentuk Kepemimpinan Feodal yang Tidak Pantas

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 04:18 WIB

Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Bertindak Tegas dan Cepat Bongkar Kasus Spanduk Fitnah yang Ancam Persatuan Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 01:58 WIB

Membongkar Jaringan Dalang di Balik Spanduk: Uji Nyali Aparat Tegakkan Keadilan di Aceh

Rabu, 22 April 2026 - 23:42 WIB

Pemerintah Aceh Tenggara Tuntut Penertiban Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian, Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Demokrasi

Selasa, 21 April 2026 - 21:49 WIB

PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan

Selasa, 21 April 2026 - 21:44 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Kecam Pemasangan Spanduk Provokatif Terhadap HM Salim Fakhry, Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku

Minggu, 19 April 2026 - 19:46 WIB

PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel

Jumat, 17 April 2026 - 22:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Berita Terbaru

error: Content is protected !!