Tokoh Muda Aceh: Fitnah terhadap Dasco Adalah Ancaman bagi Demokrasi

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 01:27 WIB

50357 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Mahfudz Y. Loethan, Tokoh muda Aceh  angkat bicara menanggapi tudingan terhadap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang dikaitkan dengan sindikat judi online di Kamboja. Ia menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi merusak marwah institusi parlemen.

“Kami mengenal Pak Dasco sebagai figur nasionalis yang konsisten menjaga integritas, baik di ruang publik maupun politik. Menuduh beliau terlibat dalam jaringan judi online tanpa bukti kuat adalah tindakan sembrono yang hanya merusak kepercayaan publik pada demokrasi,” tegas Mahfudz dalam pernyataannya di Banda Aceh, Jumat (11/4).

Menurut Mahfudz, tuduhan semacam ini bukan hanya merugikan pribadi Sufmi Dasco Ahmad, tapi juga mencederai kehormatan lembaga legislatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan karena kepentingan politik jangka pendek, kita rela menjatuhkan satu sosok yang selama ini terbukti berdedikasi dan memiliki rekam jejak bersih dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” tambah Mahfudz yang juga Ketua Gekrafs Aceh.

Ia juga meminta masyarakat untuk tabayyun, lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. “Dalam ajaran Islam, tabayyun atau klarifikasi adalah prinsip penting sebelum menilai atau menyebarkan informasi. Bangsa ini tak boleh dibangun di atas opini dan fitnah. Jika ada dugaan pelanggaran hukum, tempuh jalur resmi. Jangan asal tuding di ruang publik tanpa pertanggungjawaban,” ujar Mahfudz.

Ia juga berharap agar seluruh elemen bangsa bisa menjaga iklim politik yang sehat, terlebih di tahun-tahun strategis bagi pembangunan nasional.

“Negara butuh tokoh-tokoh seperti Dasco yang tegas, berpengalaman, dan mampu menjembatani kepentingan pusat-daerah. Jangan biarkan fitnah menjadi senjata politik,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Mahfudz menilai bahwa upaya pembunuhan karakter terhadap tokoh publik seperti Sufmi Dasco Ahmad merupakan preseden buruk yang harus dihentikan.

“Jika tuduhan tanpa dasar dibiarkan berkembang, maka setiap pemimpin yang bersuara untuk kepentingan rakyat bisa dengan mudah diserang dan dijatuhkan. Ini bukan hanya persoalan individu, tapi soal masa depan demokrasi kita yang sehat dan beradab,” tandas Mahfudz. (red)

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi
JKA di Ujung Tanduk, Om Sur Desak Gubernur Aceh Ambil Langkah Tegas Selamatkan Kepercayaan Publik
Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!