Safari Ramadhan Di Lhokseumawe Wagub Tekankan Gizi Anak dan Harga Beli Padi Rp 6.500/Kg

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 16:19 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE., memimpin safari Ramadan pemerintah Aceh di Masjid Jamik Gampong Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam kunjungan itu, Fadhlullah berkeliling untuk melihat kondisi di Lhokseumawe. Ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Lhokseumawe telah membawa mereka untuk melihat Masjid Islamic Center yang pembangunannya belum usai. “Insya Allah, kami berkomitmen untuk membantu pembangunan masjid ini secara maksimal, mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang,” ujar Wakil Gubernur.

Fadhlullah menambahkan bahwa sesuai dengan visi Pemerintah Aceh untuk menjadikan Aceh sebagai daerah yang islami, maju, dan berkelanjutan, pemerintah akan meluncurkan beberapa program baru, termasuk program wajib membaca Al-Quran di seluruh sekolah di Aceh. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh murid di Aceh wajib membaca Al-Quran sebelum memulai kegiatan sekolah,” kata Fadhlullah. Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan tanggung jawab para kepala sekolah dan bagian dari upaya menjadikan Aceh sebagai daerah yang taat beragama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Fadhlullah juga mengingatkan pentingnya mendukung program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat, seperti program Makan Gizi Gratis. Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan biaya ongkos haji dan menetapkan harga gabah sebesar Rp.6.500 per kilogram di seluruh Indonesia. “Kami juga akan memastikan setiap koperasi di setiap gampong akan terkoneksi untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, acara safari Ramadan juga diisi dengan ceramah agama oleh Abi Daud Hasbi, Pimpinan Persatuan Dayah Inshafuddin. Abi Daud menyampaikan pentingnya ketaatan terhadap syariat Islam. “Kita akan mundur jika syariat Allah diabaikan, dan hidup kita akan sengsara jika tidak menjalankan syariat dengan baik,” katanya. Ia menekankan bahwa dengan taat pada syariat, Allah akan memberikan berkah kepada negeri ini.

Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur yang memilih Lhokseumawe sebagai lokasi safari Ramadan. Ia menyebutkan bahwa Lhokseumawe sangat membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Islamic Center yang belum lagi selesai sejak dibangun tahun 2001 lalu. “Kami berharap Pemerintah Aceh dapat membantu kami untuk menyelesaikan masjid ini,” ujarnya.

Wali Kota juga menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah Aceh, terutama yang terkait dengan penegakan syariat Islam. “Kami mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Pemerintah Aceh, terutama dalam menciptakan generasi muda Aceh yang islami,” tambah Sayuti.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jamik Lancang Garam berupa uang tunai senilai Rp.25 juta, enam lembar sajadah panjang, kain sarung, mukena, dan kain panjang. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengelolaan masjid serta meningkatkan kenyamanan ibadah bagi jamaah.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga menyalurkan santunan Ramadan dari Muzaki Baitul Mal Aceh sebesar Rp.120 juta untuk masyarakat di Kota Lhokseumawe. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 120 mustahik (penerima zakat), dengan masing-masing menerima santunan sebesar Rp. 1 juta.(*)

Berita Terkait

Dirpolairud Polda Aceh Sandang Pangkat Pengabdian Jadi Bintang Satu
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
Kolaborasi Strategis FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara dan Dittipidter Mabes Polri, Siap Sikat Tambang Ilegal di Aceh
UGL dan Pemerintah Aceh Finalisasi Draft Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Pendidikan dan Pembangunan Daerah
Djaka Budhi Utama: Satgas Bea Cukai Bukti Sinergi Lintas Lembaga Berantas Penyelundupan
Nurdiansyah Alasta Diganjar Penghargaan Alumni Berdampak Atas Kiprah Nyata dalam Dunia Kesehatan Hewan
Bea Cukai Ungkap Hasil Penindakan Nasional dan Wilayah Aceh 2025
SMPA: Ancaman Mutasi Bentuk Kepemimpinan Feodal yang Tidak Pantas

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 04:18 WIB

Samsudin Tajmal Desak Polda Aceh Bertindak Tegas dan Cepat Bongkar Kasus Spanduk Fitnah yang Ancam Persatuan Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 01:58 WIB

Membongkar Jaringan Dalang di Balik Spanduk: Uji Nyali Aparat Tegakkan Keadilan di Aceh

Rabu, 22 April 2026 - 23:42 WIB

Pemerintah Aceh Tenggara Tuntut Penertiban Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian, Tegaskan Komitmen Jaga Iklim Demokrasi

Selasa, 21 April 2026 - 21:49 WIB

PeTA Aceh Tenggara Tegaskan Aksi Spanduk Fitnah Bupati Berpotensi Mengganggu Stabilitas Sosial dan Persatuan

Selasa, 21 April 2026 - 21:44 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Kecam Pemasangan Spanduk Provokatif Terhadap HM Salim Fakhry, Desak Polda Aceh Tangkap Pelaku

Minggu, 19 April 2026 - 19:46 WIB

PDAM Tirta Agara Luncurkan Sistem Pengaduan dan Pembayaran Berbasis Aplikasi untuk Tingkatkan Pelayanan Pascabencana

Sabtu, 18 April 2026 - 17:59 WIB

Latihan Bersama Polres Aceh Tenggara dan Perbakin, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemahiran Menembak Personel

Jumat, 17 April 2026 - 22:42 WIB

Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan di Tengah Banjir, 365 Paket Bantuan Disalurkan untuk Warga Ketambe dan Salim Pinim

Berita Terbaru

error: Content is protected !!