Kodam I Bukit Barisan Respon Vidio Viral “Jangan Sampai Kuturunkan Armed Kesini”, Kapendam : Saya Konfirmasi Dulu

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 05:46 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Kapendam I/BB) Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han) menjalaskan akan bahwa pihaknya akan melakukan konfirmasi terkait video yang viral yang dimana seorang pria yang memakai baju hijau corak kotak kotak yang mengatakan kepada warga yang merupakan korban “Jangan Sampai Kuturunkan Armed Kesini”.

“Saya konfirmasi dulu terkati tentang video tersebut,” ujar Letkol Inf Asrul Kurniawan Harahap yang baru saja menjabat Kapendam I BB Jumat, 7 Maret 2025 Pagi.

Wahyu korban dari kejadin tersebut meminta Bapak Pangdam I Bukit Barisan, Danpomdam I BB dan Den Intel Kodam I/BB segera menangkap pria yang mengaku ngaku bisa menurunkan armed ke lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini harus diusut tuntas, saya juga meminta Polsek Medan Baru dapat menangkap pelaku penganiyaan terhadap saya, saya juga meminta Bapak Pangdam dan Danpomdam I BB dapat segera mengusut tuntas hal tersebut, ada apa ini kenapa bisa seorang pria mengatakan bahwa dia akan menurunkan Armed ke lokasi sewaktu kejadian pengancaman saya,”ujarnya

Awal mula Kejadian di video tersebut bermula pada tanggal 08 Agustus 2024 sekitar pukul 03.30 wib,saat itu Pasangan Suami Istri Wahyu dan Laila barusan saja pulang dari suatu lokasi nongkrong di Kota Medan. Saat itu Wahyu bersama Istrinya Laila hendak pulang ke kediamannya di Percut Seituan melalui jalan Kw Hasim Medan.

Namun ditengah perjalanan pulang, suaminya di telepon oleh temannya dan sambil kendaraannya dia pun melaju pelan pelan dan mengangkat handpone miliknya , namun dari belakang tiba tiba datang sebuah mobil fortuner warna putih BK 1804 UM langsung menyerempet pasutri tersebut sehingga terjatuh ke aspal.

“Kami tiba tiba diserempetnya sampai kami pun terjatuh di Jalan KH Wahid Hasim Medan, saya sempat ingin bertanya kepada pengemudi itu kenapa kami diserempet dan saya ingin menyuruh dia minta maaf, namun tiba tiba datang seorang pria yang kami duga adalah temannya dengan membawa pentungan, saya malahan diancam dan dia mengatakan akan “Jangan Sampai Kuturunkan Armed Kesini”, Ujar Wahyu mirukan ucapan pria tersebut, bahkan ada yang mengancam saya dengan pentungan dengan menyebutkan “Pecahkan Aja Kepalanya”, “ ungkap wahyu

Tidak hanya dianacam, ternyata istri Wahyu juga sempat di tolak oleh pengemudi fortuner warna putih saat mencoba melerai pertengarannya dengan suaminya. Wahyu mengalami sejumlah luka pada bagian tangan dan kaki dan kejadian tersebtu sudah dilaporkan ke Polsek Medan Baru dengan nomor LP/B/718/VII/2024/SU/POLRESTABESMEDAN/SPKT/SEKMEDAN BARU, Pada 09 Agustus 2024 siang.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Dian saat di konfirmasi Kamis 8 Maret 2025 malam menjelaskan bahwa pihaknya masi terus menyelidiki terkait dengan kejadian tersebut. (*)

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!