Lapor Pak Panglima TNI : Terkait Kasus Perzinahan, Suami Minta Oknum Praka NM Yang Dilaporkan Ke Pomdam I BB Dipecat !

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 23:58 WIB

50167 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Istri AF Sebut saja Hn mengakui bahwa dirinya sudah menjalin asmara dan sudah berhubungan badan dengan oknum Praka NM sejak tahun 2023 yang lalu.

Praka Nm yang yang dulunya bertugas di 125 Simbisa Kabanjahe dan sekarang diduga sebagai Ajudan Komandan Brigif 7 RR Galang kerap menghubunginya dan mengutarakan rasa cintanya kepada nya sehingga hubungan mereka pun berlanjut ke ranjang di sebuah hotel yang berada di Padang Bulan.

Hn mengatakan bahwa suaminya telah melaporkan kasus perselingkuhan ini ke Pomdam I Bukit Barisan dan dia mengatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan semuanya kepada penyelidik yang menangani pekara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta oknum Praka NM itu dipecat karena dia sudah membuat hancur kehidupan kami, saya juga akui saya hilaf selama ini. Saya pernah diundang dia ke Kabanjahe untuk kemudian berhubungan badan di sebuah kamar hotel dan juga dia kerap mengajak saya bertemu dan selalu berakhir di ranjang hotel,” tuturnya, Kamis 24 Januari 2025 Malam.

Hn juga mengakui bahwa selama ini Praka NM telah membuat kehidupannya hancur dan dia baru sadar. Sehingga dia pun berupaya memberikan keterangan sebenar benarnya kepada pihak Pomdam I BB untuk mempermudah penanganan proses laporan perzinahan tersebut. Hn juga menyebutkan bahwa Praka NM selalu mengajak dirinya untuk meninggalkan suaminya dan dia berjanji akan memberikan rumah tempat tinggal kepada dirinya.

“Saya hilaf dan saya telah sadar ternyata dia telah membuat kehidupan dan rumah tangga saya hancur. Dia pernah mengajak saya untuk meninggalkan suami saya dan dia bilang body saya masi bagus, dia juga mengatakan bahwa dia ingin punya anak dari saya sementara pada waktu itu saya tau dia sudah punya istri. Saya Ingin dia segera ditangkap dan dipecat,” ungkapnya.

Sebelumnya AF mendatangi Mapomdam I Bukit Barisan pada Kamis, 23 Januari 2025 siang. Kedatangan AF ingin mempertanyakan laporannya yang sudah hampir 1 tahun tidak ada kepastian hukum.

AF mengakui bahwa dirinya bukan lah yang pertama melaporkan kejadian perzinahan ini ke Pomdam, akan tetapi AF juga mengatakan bahwa sebelumnya dirinya juga pernah melaporkan hal tersebut kepada Pomdam I BB namun pihak Pomdam I BB mengatakan bahwa berkas pekara AF ditolak oleh Otmil.

“Laporan saya yang pertama tentang hal yang sama kata pihak Pomdam I Ditolak dan pada saat itu saya pun sempat berdamai dengan Praka NM karena pihak Pihak Pomdam mengatakan bahwa laporan say ditolak Otmil. namun setelah saya berdamai dia pun kembali merayu istri saya dan saya kembali melaporkan hal ini ke Pomdam I BB pada 28 Mei 2024 yang lalu dan ini sudah hampir satu tahun laporan saya tidak ada kepastian hukumnya,” sedih AF

AF juga menjelasakan bahwa diriya sebelumnya sudah pernah meberikan peringatan dan warning kepada Praka NM yang dulunya bertugas di Simbisa 125 dan AF mengatakan bahwa dirinya sempat mendatangi Praka NM ke asramanya di Kabanjahe namun hal tersebut tidak lah membuat Praka NM jera.

“Sudah pernah saya datangi kesana bahkan pada saat itu terjadi keributan disana. Tapi dia masi terus melancarkan aksinya. Saya heran kenapa sampai saat ini laporan saya tidak ada kepastian hukum di Pomdam I BB, saya dapatkan kabar bahwa diduga sekarang ini Praka NM bertugas sebagai Ajudan Komandan Brigif 7 RR Galang. saya menduga ada oknum Kolonel yang melindungi dia kenapa saya bilang begitu, saya sudah pernah memberitahukan langsung hal ini kepada Komandan Brigif tersebut namun tidak ada direspon sama sekali,apalagi ada dugan bahwa saat ini Praka NM ini sebagai Ajudannya. kalau dia seorang pemimpin seharusnya dia merespon hal tersebut bukan malahan diam sampai saat ini,” pungkasnya

Mirisnya lagi, AF mengatakan bahwa dirinya pernah mengamuk di Pomdam I BB saat ada kunjungan salah seorang Jenderal namun ia tidak menjelaskan lebih jelas pada saat kunjungan Jenderal siapa dirinya mengamuk di Pomdam waktu itu.


“Dalam waktu dekat Saya akan menyurati Presiden RI dan Panglima TNI dan pejabat Mabes TNI bersama Pangdam I/BB, saya mohon kepada semua pihak agar mengerti posisi saya saat ini, hati saya sangat hancur saat ini, Praka NM ini sudah membuat harga diri saya tidak ada, ini sudah berulang ulang kali merayu dan mengajak istri saya berhubungan badan, apa tidak berpikir dia bagaimana kalau hal tesebut terjadi pada dirinya. Saya menduga dia sepele terhadap saya karna dia bertugas sebagai Ajudan Komandan Brigif, saya minta Bapak Panglima TNI dapat menolong saya, saya juga ingin kan dia dipecat dari TNI karena dia merupakan orang yang munafik, saya sahabat baik nya tapi istri saya juga diembatnya.

Komandan Brigade Infanteri 7/Rimba Raya, Kolonel Inf Aidil Amin, S.I.P, M.I.Pol yang kami konfirmasi mengenai hal tersebut menjelaskan bahwa, Anda hanya minta pernyataan sy soal status ajudan saya atau buka saja terus anda menganggap berita anda sudah berimbang?? Begitu?? Gunakan hati nurani anda dalam mensuarakan kebenaran?pikirkan dampak yang anda timbulkan akibat berita yang tidak objective.

“Bila anda mau berita berimbang?? Ketemu dengan sy…minta keterangan dari saya dan bila perlu dari anggota yg anda duga, Dari dulu pelapor itu sy suruh kekantor saya dan bawa bukti2nya kok..tanya aja sama dia, Anda ga berimbang kalau hanya via tlp/wa aja.bila anda betul pejuang kebenaran berbuatla yang berimbang.kapan anda ada waktu dan kita berikan data yg anda inginkan??.,” ungkapnya . (*)

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!