Wartawan Yang Pro Aksi Pengrebekan Lokasi Peredaran Narkoba Oleh Polda Diancam Akan Dibunuh Sekelompok Orang Di Pematangsiantar

ALASTA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 00:10 WIB

50371 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar – Informasi ancaman ini disampaikan oleh salah seorang wartawan bernama Samsudin Harahap, melalui grup WhatsApp Pers Siantar – Simalungun. Jumat, (17/1/2025).

Selain itu, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang diterima redaksi, terlihat Samsudin Harahap awalnya datang ke salah satu warung yang ada di seputaran Jalan Cipto, untuk minum kopi, jelang beberapa saat segerombolan orang datang dan mengelilingi Samsudin harahap, terlihat salah seorang berbaju hitam hendak menghantamkan kepalanya ke arah kepala Samsudin namun Samsudin Harahap melakukan perlawanan dan mendorong orang tersebut. Dalam rekaman CCTV itu juga terlihat kondisi saling komentar (cekcok/ribut-red) lalu jelang beberapa saat sekelompok orang tersebutpun pergi meninggalkan Samsudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi kejadian Pengancaman

Awalnya, informasi tentang penggerebekan lokasi peredaran narkoba di Gang Air Bersih, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 17.15 WIB, tiga pria berinisial AN (27), HG (31), dan MS (30) ditangkap. Rabu, (15/1/2025) sekira pukul.17.15 WIB oleh POLDA Sumatera Utara.

Salah satu tersangka, MS, Kenjiro atau penjaga keamanan bandar narkoba berusaha melawan petugas saat penangkapan berlangsung.

Saat diinterogasi, AN mengaku mendapatkan barang tersebut dari HG, yang langsung ditindaklanjuti dengan pengembangan ke tempat persembunyian HG.

HG ditangkap di sebuah rumah di lokasi yang sama. Saat penggeledahan, petugas menemukan 515 paket sabu siap edar dengan berat 67,24 gram netto, serta satu bungkus ganja seberat 48 gram netto.

Namun, ketika penangkapan berlangsung, MS yang bertugas sebagai penjaga keamanan lokasi sekaligus pengawas aktivitas peredaran narkoba berusaha menghalang-halangi petugas dan memprovokasi warga. Petugas akhirnya berhasil mengamankan MS dan membawanya bersama dua tersangka lainnya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, S.I.K., S.H., M.H mengungkapkan bahwa peran MS melindungi bandar dalam menjalankan aktivitas peredaran narkoba.

“MS perannya menjaga bandar, mengawasi lingkungan sekitar dan memastikan transaksi narkoba. Selain itu, HG adalah bandar yang menerima barang dari seseorang (dalam penyelidikan), sementara AN bertindak sebagai perantara yang menghubungkan pembeli dengan HG,” jelasnya.

Barang bukti yang disita dalam kasus ini meliputi 515 paket sabu, satu bungkus ganja, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Kini, ketiga tersangka berada dalam tahanan Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.

“Siapapun yang menghalangi tugas kepolisian dalam pemberantasan narkoba patut dicurigai bagian dari jaringannya, polisi tidak akan ragu menindak,” pungkas Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Komentar Wartawan Senior Samsudin Harahap Tuai Ancaman Dan Intimidasi

Wartawan senior Samsudin Harahap turut berkomentar dan kecam terkait maraknya Narkoba di Gang air bersih yang disebut Gang Bajigur, baik di grup WhatsApp maupun di postingannya.

Seperti yang dipostingnya hari ini di akun Facebooknya, Jumat, (17/1/2025) sekira pukul 22.03 WIB, “Aku diserang dan diancam bunuh oleh anggota dan sepupu serta ayah si Umar Harahap itu adalah karena statusku yg ini. Makanya aku jadi sangat heran, kenapa mereka marah sama aku, padahal yg kusoroti/kukritisi adalah Kapolres, Kasat Narkoba dan Kepala BNN kota Pematangsiantar. Jadi timbul curigaku, apakah mereka ini sudah bersatu untuk menghabisi aku. ancorrr…ancorrrrr. ..!!,” tulisnya dalam akunt Facebooknya sembari menampilkan isi kritikannya. Sehari sebelumnya, yang berisi, “Terkait penangkapan pengedar narkoba di Gg Bajigur. seharusnya Kapolres, Kasat Narkoba dan Kepala BNN Kota Pematangsiantar dibawa juga ke Mapoldasu untuk diperiksa. Kenapa mereka membiarkan peredaran narkoba di Gang Bajigur itu merajalela? apakah mereka juga sudah menerima “dana stabil” dari bandar narkoba itu ??”,…ancooorrr…ancoooorrrrrrrrrrrr…!!,” tulisnya.

Alhasil gegara postingan Facebook itu, Samsudin Harahap pun didatangi diduga antek – antek keluarga bandar narkoba tersebut saat mengopi di jalan Cipto bawah, Pematangsiantar.

“Saya lagi sedang minum kopi, lalu di datangin ramai – ramai kepada antek- antek tersebut, saya mendapatkan pukulan dan siraman air panas di badan saya serta ancaman akan membunuh keluarga saya,” ucapnya.

Terkait kejadian tersebut, samsudin Harahap langsung melaporkan ancaman penganiayaan dan ancaman pembunuhan tersebut ke polres pematangsiantar.

Dalam hal ini, Polres Pematangsiantar, Polda Sumatera Utara harus Pro-aktif memberantas para pengancam khususnya yang menolak Narkoba jadi musuh bersama sehingga terjadi ancaman kepada wartawan di Pematangsiantar.(Jaith)

Berita Terkait

Viral Hoaks Sumbangan Rp100 Ribu di SMAN 2 Pematangsiantar Dibantah Kepsek Rosmely Damanik : Tidak Ada Tarif Tetap, Sifatnya Sukarela
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Giatja Lapas Narkotika Pematangsiantar Dan Peserta Magang Kemnaker Melaksanakan Pelatihan aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sampah Sisa Sayur kepada WBP
Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Gagalkan Penyelundupan 10 Paket Sabu Lewat Kiriman Paket JNE
Kabar Penangkapan JS dan J di Studio 21 Pematang Siantar Masih Misterius, Polisi Bungkam
DPP KOMPI B Tantang Polres, BNN dan Satpol PP Razia Studio 21 Selama 30 Hari Nonstop 2X Semalam
DPP KOMPI B Desak Pembongkaran Studio 21: Diduga Langgar Sempadan Sungai dan Ancam Lingkungan
Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun
Nama Nisa Mencuat! Diduga Pemasok Sabu dan Ekstasi di Studio 21 Siantar, DPP KOMPI B: Tolong APH Tindak Tegas!

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Pria 60 Tahun dengan 11 Paket Sabu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pria Diamankan di Lawe Sigala-gala

Berita Terbaru

error: Content is protected !!