Polda Sumut dan Polsek Medan Tuntungan Diminta Tangkap Mesin Judi Tembak Ikan dan Bandar Sabu di Belakang Stikes Laucih Medan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 23:12 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Lokasi judi tembak ikan dan basis besar narkoba yang ada di belakang stikes laucih tepatnya di Jalang Bunga Jalan Mayang I, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan terkesan menantang aparat penegak hukum untuk melakukan penangkapan.

Pasalnya, sudah 1 tahun lebih lokasi tersebut beroperasi belum pernah di gerebek Polsek Medan Tuntungan, Polrestabes Medan dan Polda Sunatera Utara.

Mantapnya, di lokasi yang bermodus sebagai warung tersebut tersedia mesin judi, narkoba sabu, ganja extasi dan terima gadai hp. Sejumlah warga yang berada di lokasi pun mengaku sudah lama resah namun tidak bisa berbuat apa apa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah lama resah namun katanya ada bekingan mereka oknum petugas makanya kami merasa niat kami melaporkan mereka hanyalah pekerjaan yang sia sia saja. Kami berharap dengan di publikasikan oleh media lokasi tersebur bisa ditutup total dan di tangkap bandar dan mesin judi tembak ikannya,” ujar sumber

Warga juga menyesalkan pihak petugas terkesan membiarkan lokasi tersebut tumbuh dan dan berkembang sudah lebih satu tahun lamanya.

“Beberapa hari yang lalu beredar informasi ada diduga pemakai yang ditangkap oleh Satnarkoba Polrestabes Medan, tapi pengededarnya tidak diamankan padahal pengedar dan bandarnya duduk bersama dengan pemakai yang ditangkap itu. Kami memohon kepada Bapak Kapolda Sumut untuj menggerebek lokasi tersebut karena sudah sangat meresahkan,” ungkapnya Kamis 9 Januari 2024.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu,SH,MH saat di konfirmasi berjanji akan menindak lanjuti informasi tersebut.

“Terimakasih informasinya, akan kami lakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!