Tingkahnya Membuat Anak Anak Ketakutan, Oknum Polsek Medan Baru Dipropamkan

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 13:53 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Seorang oknum personil Polsek Medan Baru berinisial Rnl yang diduga mengusir warga yang datang atas undangan Kapolsek Medan Baru Kompol Yayang untuk keperluan membawa sebuah parsel natal pada Sabtu, 28 Desember 2024 sekitar pukul 13.44 wib. Dilaporkan Ke Propam Polrestabes Medan pada Selasa, 7 Januari 2025.

Bripka RN dilaporkan ke Propam karena diduga tidak senang atas kedatangan warga dan mengusir warga yang datang ke untuk mengambil parsel atas suruhan Kapolsek Medan Baru.

Kejadian tersebut bermula saat seorang warga berinisial As di hubungi oleh Kapolsek Medan Baru untuk menjemput sebuah parsel ke Polsek Medan Baru, atas undangan tersebut As pun merubah haluan mobilnya menuju ke Polsek Medan Baru .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah tiba di depan Polsek Medan Baru, As pun berinisiatif untuk memasukan mobilnya untuk lebih efektif membawa parsel yang disebutkan oleh Kapolsek Medan Baru. As pun turun bersama seorang anaknya yang masi kecil untuk mengambil parsel tersebut.

Namun saat memarkirkan mobilnya di halaman Polsek Medan Baru, tiba tiba seorang oknum anggota Polsek Medan baru yang berinisial RNL yang sedang duduk di sebuah sepeda motor milik Polri tidak ada plat dan spion copot sebelah tiba tiba merasa tidak senang atas kedatangan As yang memarkirkan mobilnya di dalam area Polsek Medan Baru.

“Dari awal kami masuk ke Polsek dia melototkan matanya kepada saya, di dalam mobil ada istri dan tiga orang anak anak saya yang masi kecil.  Oknum Polisi itu memakai celana pendek dia naik sepeda motor jenis Yamaha Jupiter warna abu abu tua yang tidak ada plat depannya dan kaca sepionnya hilang sebelah kacanya. Dia menayakan saya kenapa parker di dalam dia bilang bilang tidak bisa parkir di dalam lingkunan Polsek dengan mata melotot tajam kepada saya. Anak saya sudah duluan ketakutan dan naik kembali ke dalam mobil saya karene mendengar pria itu marah,” bebernya

Lanjut korban, mendengar ucapan oknum itu, saya pun menjelaskan bahwa saya datang atas undangan Bapak kapolsek untuk mengambil sebuah parsel di Polsek Medan Baru.

“Namun, saat itu dia kembali menyebutkan, bahwa dia keberatan atas kedatangan saya ke Polsek Medan Baru, dia juga mengatakan” baru kenal kapolsek aja udah apa kali kau”. kemudian dia turun dari sepeda motornya dan mendekati saya , dia kembali  menyuruh saya untuk keluar membawa mobil saya dari area Polsek Medan Baru, sepertinya dia tidak ada menghargai pimpinannya yang menyuruh saya datang, dia kemudian memaksa saya untuk mengeluarkan mobil saya dari area Polsek Medan Baru, saya kembali menjelaskan bahwa saya datang dan memasukan mobil saya untuk menjemput parsel atas suruhan  Kapolsek Medan Baru dan saat itu beberapa personil memisahkan saya dan menyuruh saya untuk pergi keluar dari Polsek Medan Baru,” pungkasnya

As juga menjelaskan atas kejadian tesebut anaknya yang berada di atas mobil menangis karena melihat oknum Polisi tersebut cekcok mulut dengan ayahnya dan As menjelaskan bahwa sudag melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polrestabes Medan.

“Tadi saya sudah datangi Propam Polrestabes Medan untuk membuat laporan sudah kami berikan keterangan semoga dapat diproses dan oknum nya diberikan sanksi yang tegas dan saya berharap oknum tersebut dapat di demotasi agar kejadian tersebut tidak terulang kembali,” pungkasnya Rabu 6 Januari 2024 sore.

Kanit Paminal Polrestabes Medan Iptu Adi saat di konfirmasi menjelaskan bahwa terkait hal tersebut akan membuat laporan kepada pimpinannya dan akan menindak lanjuti hal tersebut.

Berita Terkait

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?
Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO
Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine
Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan
Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Sertifikat Tanpa Nama dan Tanda Tangan, LSM KOMPAK: Panitia Pelatihan Ngekhane Cederai Motto Perbaikan Pemerintahan SAH

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:13 WIB

Irigasi Lawe Harum Diduga Gagal Fungsi, Warga dan Aktivis Desak Pemerintah serta APH Segera Lakukan Audit Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!