Kutacane— Baru beberapa hari dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tenggara, Drh. Karnodi, M.M.A. langsung bergerak melakukan pembenahan di lingkungan kantornya.
Sejak ditunjuk pada 28 April 2026, Karnodi memulai langkah dengan menggerakkan gotong royong bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Pendukung Kegiatan (TPK). Area perkantoran yang sebelumnya dipenuhi lahan kosong mulai dibersihkan dan ditata untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Tak berhenti pada penataan lingkungan, Karnodi juga mengubah sebagian lahan kosong di kawasan kantor menjadi demplot tanaman pangan produktif. Berbagai jenis tanaman hortikultura ditanam, mulai dari sawi, terong, timun, kacang panjang hingga aneka sayuran lainnya.
Langkah itu dinilai sebagai upaya nyata mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberi contoh pemanfaatan lahan kosong agar memiliki nilai produktif dan ekonomis.
Suasana kantor Dinas Pangan pun perlahan berubah. Selain penataan area hijau dan taman kantor, pembenahan dilakukan melalui pemasangan pamplet lambang Dinas Pangan guna memperkuat identitas serta estetika lingkungan kerja.
Karnodi mengatakan, pembenahan tersebut bukan semata mempercantik kantor, melainkan membangun semangat baru di lingkungan Dinas Pangan Aceh Tenggara.
“Pembenahan ini bukan sekadar penataan fisik lingkungan kantor, tetapi juga bentuk komitmen membangun kedisiplinan, kebersamaan, serta menghadirkan contoh nyata pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan,” kata Karnodi.
Ia berharap semangat gotong royong yang telah dibangun bersama ASN dan TPK dapat terus terjaga sehingga tercipta lingkungan kerja yang profesional serta mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Langkah cepat yang dilakukan Karnodi sejak awal menjabat pun mendapat perhatian sejumlah pihak. Upaya tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat dalam menghadirkan perubahan positif di tubuh Dinas Pangan Aceh Tenggara, terutama dalam membangun budaya kerja yang aktif, bersih, dan produktif.
(Suhairi Pelis)













































