Wagub Aceh Dampingi Menteri, Bantuan Udara Mulai Dikirim

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 15:31 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Dalam kunjungan tersebut, hadir Mendagri, Menhan, Panglima TNI, dan anggota DPR RI.
*Wagub Aceh Pastikan Distribusi Bantuan Udara Dimulai di Wilayah Banjir

 

Pidie Jaya_Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh mulai mengalirkan bantuan logistik melalui jalur udara, menggunakan pesawat dan helikopter TNI, untuk menjangkau wilayah terdampak banjir dan longsor yang hingga kini masih sulit diakses melalui jalur darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut diumumkan dalam kunjungan lapangan sejumlah pejabat tinggi negara di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada hari Sabtu (29/11/2025).

Dalam kunjungan itu dihadiri Menteri Pertahanan RI, Jenderal (Hor) Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Jenderal (purn) Prof.Dr.Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, anggota DPR RI Titik Soeharto dan Didit Prabowo, serta jajaran Pemerintah Aceh termasuk Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Turut hadir Kapolda Aceh, Irjen(pol) Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Di lokasi, rombongan bertemu para pengungsi, memantau kerusakan dan titik kritis, serta menyerahkan bantuan sandang, pangan, dan kebutuhan darurat.

Menteri Pertahanan RI, Jend (Hor) Sjafrie Syamsudin menegaskan, bahwa mekanisme distribusi bantuan tidak akan lagi menunggu proses administratif panjang. Bantuan akan dikirim secara bertahap dengan prioritas kebutuhan dasar.

“Mulai besok dan seterusnya, semua kebutuhan vital akan dikirim melalui jalur udara. Tidak perlu rapat lagi, langsung tindakan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang dijatuhkan akan langsung diterima prajurit yang sudah disiagakan di wilayah terdampak, sebelum didistribusikan kepada warga.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, menyebut langkah pemerintah pusat merupakan wujud nyata koordinasi dan respons cepat terhadap situasi di Aceh. Ia memastikan pemerintah daerah akan mengawal penuh penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Kita pastikan semua bantuan yang turun dari pusat maupun daerah tersalurkan dengan cepat dan merata. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” kata Fadhlullah.

Beliau juga menegaskan bahwa posko terpadu telah diperkuat, terutama untuk mempercepat data, distribusi, dan akses bagi warga yang masih terisolasi.

Disamping bantuan logistik, percepatan pemulihan infrastruktur menjadi prioritas lanjutan. Menteri Dalam Negeri, Jend(Purn) Prof.Dr.Tito Karnavian, menyampaikan PLN telah mengirim 30 ton material tower listrik dari Jakarta ke Aceh. Mobilisasi dilakukan dengan helikopter berkapasitas enam ton per hari.

Dengan pola tersebut, proses pengiriman material diperkirakan memakan waktu lima hari, dan dua hari tambahan untuk pemasangan konstruksi.
“InsyaAllah hari Sabtu listrik akan kembali menyala, sehingga jaringan komunikasi dan layanan publik dapat pulih,” ujar Tito.

Kegiatan kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh, kini menjadi operasi penanggulangan terintegrasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga teknis, dan relawan. Pemerintah memastikan bantuan darurat, pemulihan akses, dan rehabilitasi wilayah terdampak akan terus dikebut dalam waktu dekat.

(Redaksi)

Berita Terkait

Hadiri Wisuda 33 Santri Jeumala Amal, Wagub Aceh Cerita Nostalgia Masa Kecil Saat di Dayah Jeumala Amal
Buka Puasa Bersama Kapolres dan Forkopimda Pidie Jaya: Perkuat Silaturahmi di Bulan Suci
Kapolres Pidie Jaya Sidak Urine Usai Cuti Bersama, 8 Personel Dinyatakan Bersih dari Narkotika
Tebarkan Kebaikan: Kapolres dan Forkopimda Pidie Jaya Santuni Anak Yatim di Panti Asuhan Darul Aitam
Aliansi Cyber Pers & Aktivis Indonesia dan GMOCT Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis CNN di Pidie Jaya
Kapolres Pidie Jaya Jadi Inspirasi: Hukum Tak Pandang Bulu
Polres Pidie Jaya Tetapkan Pelaku Penganiayaan Wartawan Sebagai Tersangka
Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis CNN Indonesia ke Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:06 WIB

2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 17:19 WIB

Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:37 WIB

BPJN 3.5 Pastikan Jalan Nasional Kutasane–Lawe Tua Persatuan Kembali Aman Dilalui Pascabanjir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:11 WIB

Jalan Lintas Aceh Tenggara–Medan Pascabanjir Sudah Dibersihkan, BPJN Aceh 3.5 Kerahkan Alat Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WIB

Diduga Kuat Dibekingi Pejabat, LSM KOMPAK Desak Sekretariat MAA Aceh Tenggara Tarik Kembali “Sertifikat Bodong Ngekhane”

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:55 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:18 WIB

Kepala BPKD Aceh Tenggara Sampaikan Pesan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kejujuran

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:21 WIB

57 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru

error: Content is protected !!