Bupati Aceh Tenggara Hadiri Sarasehan Nasional BPIP Bahas Perubahan Geopolitik Global

ALASTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 02:23 WIB

50382 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Langkah strategis kembali ditunjukkan oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, SE., MM., dengan menghadiri langsung Sarasehan Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Selasa (20/5/2025), di Ruang Nusantara IV, Gedung MPR RI, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut menjadi panggung penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus ruang refleksi terhadap dinamika global yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

Dengan mengusung tema “Perubahan Geopolitik Global dalam Peluang Menuju Indonesia Raya”, Sarasehan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga ajang konsolidasi nasional yang mempertemukan pemikiran lintas sektor. Dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, pejabat tinggi negara, akademisi, dan kepala daerah dari seluruh penjuru Indonesia.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kekuatan Indonesia di masa depan sangat bergantung pada kemampuannya menjaga kesatuan ideologis, sosial, dan geopolitik. Ia mengingatkan bahwa dinamika global yang saat ini sedang berlangsung, termasuk konflik antarnegara, krisis pangan, dan tekanan ekonomi dunia, menuntut bangsa Indonesia untuk semakin solid dan berdaulat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu berdiri tegak di tengah badai global dengan tetap menjaga jati dirinya. Pancasila adalah senjata paling ampuh kita dalam menghadapi ketidakpastian dunia,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para peserta.

Senada dengan itu, Kepala BPIP Prof. Drs. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D., menyampaikan bahwa Sarasehan ini dirancang sebagai upaya memperkuat kohesi nasional dengan menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam merespons perkembangan geopolitik. Ia menyebutkan bahwa daerah memiliki peran strategis dalam membumikan nilai-nilai Pancasila agar tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga menjadi ruh dalam praktik pemerintahan.

“Kita tidak bisa membangun Indonesia hanya dari atas ke bawah. Harus ada gerakan bersama dari seluruh daerah, dari desa-desa, dari kabupaten-kabupaten. Karena Pancasila hidup bukan di dalam teks, melainkan dalam tindakan sehari-hari masyarakat kita,” jelas Yudian Wahyudi.

Bupati Salim Fakhry, yang dikenal sebagai pemimpin daerah dengan visi kebangsaan yang kuat, turut menyambut baik pernyataan tersebut. Ia menyatakan bahwa forum seperti ini memberi ruang dialog yang sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diterjemahkan secara konkret dalam kebijakan pembangunan lokal.

“Ideologi Pancasila bukan hanya menjadi warisan sejarah, tetapi menjadi panduan hidup bangsa ini dalam menjawab tantangan global. Kita, para kepala daerah, harus memastikan bahwa nilai-nilai itu hidup dan membumi dalam setiap kebijakan di wilayah masing-masing,” ujar Bupati Salim dalam wawancaranya di sela acara.

Ia menambahkan bahwa Aceh Tenggara tengah berbenah melalui penguatan potensi ekonomi lokal di sektor pertanian, energi, dan pariwisata. Namun demikian, pembangunan yang berkelanjutan tidak akan pernah berhasil tanpa fondasi ideologis yang kokoh dan dukungan kebijakan nasional yang sejalan.

Sarasehan ini berlangsung hingga sore hari dan diisi dengan diskusi panel yang mendalam, sesi interaktif antara peserta dan narasumber, serta pernyataan bersama mengenai komitmen untuk terus menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam setiap lini kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kehadiran Bupati Aceh Tenggara dalam forum nasional ini menunjukkan bahwa pembangunan Indonesia sejatinya digerakkan oleh kekuatan kolektif dari seluruh pelosok negeri. Dengan menjadikan Pancasila sebagai panduan utama, pemerintah daerah dapat memainkan peran penting dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah arus globalisasi. Dari ruang pertemuan di jantung ibu kota, semangat kebangsaan kembali digelorakan, dan Aceh Tenggara hadir sebagai bagian dari perjalanan besar menuju Indonesia Raya yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H
Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi
Prof. Sutan Nasomal SH MH Penanggungjawab Timpas1 Apresiasi Langkah Rajudin Sagala Anggota DPRD Sumut Bantu Pasien Operasi Caesar Di RS Medan Mengharukan !!!
SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel
2.540 Honorer Aceh Tenggara Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Salim Fakhry Tekankan Integritas dan Disiplin ASN

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Seorang Ibu dan Dua Anaknya di Medan Minta Tolong Prabowo Subianto dan DPR RI Karena Usai Nangkap Maling Keluarga Mereka Jadi Tersangka dan DPO

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:07 WIB

Perketat Pengawasan Pemasyarakatan Bersih, Lapas Kelas I Medan Geledah 24 Kamar Hunian WBP dan Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:52 WIB

Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, 115 Pegawai dan 350 WBP Lapas Kelas I Medan Dinyatakan Negatif Tes Urine

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:28 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 10 April 2026 - 20:29 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Jumat, 3 April 2026 - 00:35 WIB

Kasus PT Mandiri Ekspres Sejahtera Gadai, Nasabah Mengaku Dijebak Promo dan Kehilangan Kendaraan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:09 WIB

Wartawan Dihambat Saat Liputan, Dugaan Modus Penipuan Promo Pelunasan Gadai Rugikan Konsumen dan Cemari Bisnis

Berita Terbaru

KUANTAN SINGINGI-RIAU

Pendampingan Bhabinkamtibmas bantu petani jaga pertumbuhan jagung usia 37 hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:41 WIB

error: Content is protected !!