Pemerintah Aceh Mendukung Penuh Pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi

ZULKIFLI, S.KOM

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:08 WIB

50254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Seulawah mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, S.E., dalam pertemuan dengan jajaran manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), di Grha Pertamina, lantai 7, Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025.

Wakil Gubernur menegaskan pentingnya percepatan proyek ini sebagai bagian dari solusi energi berkelanjutan di wilayah Aceh serta kontribusinya terhadap bauran energi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi kami, Pemerintah Aceh, kami mendukung sepenuhnya tujuan baik ini dengan harapan menjadikan Aceh lebih baik,” ujar Wakil Gubernur Fadlullah.

PLTP Seulawah yang berlokasi di Kabupaten Aceh Besar merupakan hasil lelang wilayah kerja panas bumi oleh Pemerintah Aceh pada 2013, dengan izin panas bumi yang diperoleh pada 2018. Proyek ini dijalankan oleh PT Geothermal Energy Seulawah, sebuah perusahaan patungan antara PGE (75%) dan PT Pembangunan Aceh (PEMA, 25%).

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Julfi Hadi, menyampaikan bahwa proyek Seulawah merupakan salah satu proyek strategis nasional dengan potensi pembangkitan hingga 55 MW. Ia menegaskan bahwa proyek ini telah memasuki tahap eksplorasi dan ditargetkan memulai pengeboran pada Agustus 2025.

“Ini proyek besar dan memiliki tantangan tinggi, karena kami memulai dari eksplorasi penuh yang memiliki risiko besar. Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat, termasuk insentif untuk penurunan KAPEX, kami optimistis dapat menekan biaya pengembangan dan mempercepat tahapan hingga mencapai COD (Commercial Operation Date),” ujar Julfi Hadi.

Lebih lanjut, Julfi menjelaskan bahwa eksplorasi akan dilakukan secara bertahap dengan metode pengeboran sedalam dua kilometer untuk mengakses sumber panas bumi yang berada pada kedalaman sekitar tujuh kilometer. Dengan teknologi injeksi ulang, air panas akan diolah menjadi energi listrik secara berkelanjutan, menjadikan geothermal sebagai salah satu energi terbarukan paling andal.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam memanfaatkan potensi panas bumi Indonesia, yang merupakan terbesar kedua di dunia. Julfi menambahkan,

“Jika eksplorasi ini sukses, PLTP Seulawah akan menjadi contoh nyata bagaimana daerah dapat menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi,” ujarnya.

Dari sisi sosial dan lingkungan, PGE menegaskan bahwa proyek ini justru akan menjaga hutan, karena kawasan yang dikelola akan diawasi dan diberdayakan sebagai bagian dari konservasi aktif. Selain itu, masyarakat sekitar akan dilibatkan dalam berbagai tahap proyek, baik sebagai tenaga kerja maupun mitra pengembangan wilayah.

Dengan target operasi penuh dalam waktu 4–5 tahun, proyek ini diharapkan menjadi penggerak utama pemanfaatan energi bersih di wilayah barat Indonesia, serta menjadi pelopor bagi proyek geothermal serupa di masa mendatang. (Red)

Berita Terkait

HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah
Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026
Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Terima Kajian Komnas HAM, Kementerian ATR/BPN Perkuat Penanganan Konflik Agraria Berbasis HAM

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:48 WIB

Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:38 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:01 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIB

Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Kamis, 25 September 2025 - 15:46 WIB

Pengamat: Anggaran APBD Tangsel Prosesnya Sudah Sangat Transparan, dan Sudah Melalui Mekanisme BPK RI

Kamis, 7 Agustus 2025 - 23:59 WIB

​Khianati Sumpah Jabatan: Oknum Satpol PP Tangsel diduga Terlibat ‘Beking’ Prostitusi & Jual Miras Sitaan, Warga Resah

Kamis, 12 Juni 2025 - 00:56 WIB

Pernyataan Soal ‘Kartu ABC’ Dianggap Tak Rasional, FPII Nilai Wakil Walikota Serang Tak Layak Jadi Tokoh Publik

Rabu, 7 Mei 2025 - 02:31 WIB

Klarifikasi Sepihak oleh Kades Kemeri Suhud, Syamsul Bahri Ketua GWI Provinsi Banten Geram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!