Respon Cepat Keluhan Warga Gayo, HRD Siap Perjuangkan Jembatan di Jagong Jeget

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 17:18 WIB

50461 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD), merespon cepat keluhan warga Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, yang mengharapkan dibangun jembatan gantung atau jembatan rangka baja.

“Saya mendapat kiriman video dan foto dari warga Kampung Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, mereka sedang bergotong-royong membangun jembatan darurat dari kayu di sungai yang arus airnya cukup deras, untuk bisa mereka lintasi ke kebun dan ke permukiman penduduk, kita sangat prihatin dengan kondisi tersebut,” kata HRD kepada wartawan, Minggu (2/2/2025).

Disebutkan HRD yang bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jika jembatan itu dapat dibangun dengan dana APBN, dirinya akan memperjuangkan satu unit jembatan gantung atau jembatan rangka baja yang panjangnya mencapai 60-70 meter ditingkat pusat melalui Kementerian PU di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“InsyaAllah kalau Allah izinkan saya akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat di dataran tinggi Gayo disana, karena jembatan merupakan infrastruktur utama yang sangat dibutuhkan masyarakat,” sebut tokoh penggerak pembangunan Aceh ini.

Selain jembatan, tambah HRD, masyarakat disana juga sangat membutuhkan jalan yang memadai guna mengangkut hasil perkebunan ke kota, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya, Warga Kampung Gegarang, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah harus bergotong royong membangun jembatan darurat untuk menyeberangi sungai, agar bisa ke kebun dan ke permukiman penduduk, karena jembatan utama sudah hanyut terseret banjir bandang yang terjadi beberapa tahun silam.

Dalam video yang dikirimkan warga setempat, terlihat ratusan orang bahu-membahu bergotong royong dengan peralatan seadanya membangun jembatan ditengah arus sungai yang sangat deras agar tetap bisa mencari nafkah.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gegarang, Robi Sugara mengatakan, keberadaan jembatan ini sangat penting bagi warga. “Ada ratusan warga yang memiliki kebun di seberang sungai sehingga warga setiap hari harus menyeberangi sungai untuk mencari nafkah, kami sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk membangun jembatan gantung atau jembatan rangka baja, karena hampir 100 persen penduduk disini kehidupannya bergantung pada hasil kebun,” sebut Robi.

Selain itu, kata Robi, apabila jembatan darurat ini tidak dibangun, ada puluhan kepala keluarga yang akan terisolir di seberang sungai. “Di seberang sungai juga ada pemukiman penduduk yang dihuni puluhan kepala keluarga. Jembatan ini merupakan akses satu-satunya mereka keluar masuk dusun, sungai ini juga sering meluap sehingga mengancam jiwa penduduk, kami butuh jembatan untuk memperlancar perekonomian masyarakat,” harap Robi.(UmarAPandrah)

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pengamat Tegaskan Percakapan Budi Arie Hanya Pengandaian: Jangan Dipelintir Jadi Agenda Politik*
HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan
Aktivis Nasional Apresiasi Kombes Reza Chairul, Dinilai Layak Jadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
Eric Vr: “Menolong Publik di Era Digital Adalah Menyajikan Kebenaran, Bukan Sensasi Clickbait
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Bahas Penguatan Reforma Agraria dan Optimalisasi Peran Bank Tanah
Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98% untuk Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Realisasi Anggaran Pascabencana Aceh Tenggara Baru 41,05 Persen, DOKA Tambahan Terendah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Bukit Tusam Ajak Warga Jaga Hutan Tanpa Membakar

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kapolsek Bambel Turun Langsung Tangani Banjir, Tinjau Tanggul Jebol dan Bantu Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol, Bantu Warga dan Dirikan Tenda Pengungsian

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Strong Point Pagi Polres Aceh Tenggara Hadirkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babul Rahmah Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Respons Cepat Brimob Polda Aceh, Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Cegah Karhutla, Polsek Bukit Tusam Gencarkan Patroli K2YD dan Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!