Kutacane,18/01/2025 ketua Lembaga Pemantau Pembangunan dan Pemantau Aset Daerah Muhammad Masir,ST mengatakan Proyek pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR)terbilang fantastis,sehingga rentan dugaan korupsi dalam kegiatan tersebut.Sabtu, (18/01/2025).
Tidak main-main, proyek ini menelan anggaran Rp.700.000.000 sampai Rp 600.000.000 /lokasi dan berpariasi sehingga mencapai miliaran rupiah yang bersumber dari APBD Pemda aceh tenggara dinas PUPR tahun 2025 pungkas Masir.
Masir menjelaskan untuk pemasangan pipa harus mengikuti Perpres RI Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Barang dan Jasa Pemerintah.adapun yang seharunya mengikuti pedoman seperti pekerjaan persiapan,galian tanah,dan pemasangan pipa.
Adapun galian Tanah dengan Urungan Pasir Alas Pipa,pasir Urungan harus bersih dari kotoran dari akar-akar kayu serta sampah lainnya,pekerjaan urungan pasir dilakukan sebelum pekerjaan penanaman pipa,pasir di hampar secara merata dengan ketebalan yang telah di tentukan oleh aturan,Dan mengacu pada tabel yang tertera pada gambar rencana,dan di lakukan penyiraman hingga tercapai kepadatan yang memadai.jelas Masir
Pemasangan Pipa,penyedia jasa pengadaan harus menyediakan dan menyertakan semua pipa dan fitting,valve,coupling,meter,mur,baut,gaskat.semua pipa,fitting,valve harus sesuai dengan untuk pemakaian di daerah tropis beriklim lembab dan bersuhu 32°C.
Masir kembali menjelaskan sambungan pipa dapat di lakukan 2 cara yaitu dengan cara pemanasan(Fusion Jointing)penggunaan Compression Fitting(Mechanical jointing)Butt fosion jointing di gunakan untuk menyambung pipa dengan Outside Diameter(OD)maksimum 355 mm,450 mm,500 mm,dan 630 mm.
Kami menduga pemasangan pipa tidak seperti kita jelaskan di atas.yang mana mereka melakukan pemasangan pipa dengan cara menggali tanah dan di masukan pipa lalu di tanam.nah ini kan menjadi persoalan dalam perbaiakan daerah aceh Tenggara.Kita perlu kembali mengecek pipa seperti apa yang kontraktor tanam.pungkas Masir
APH Wilayah Aceh Tenggara harus dan wajib betul-betul turun melidik proyek tersebut,dan untuk BPK RI perwakilan Aceh Jangan coba-coba bermain dalam audit proyek ini,yang mengerjakan proyek ini oleh pelaksana CV. Vector creative,CV.Kana Gaya.CV.Datuk Raja Dewa.PT.Bangun Rezki inddi makmur.CV.wogrogi.CV.Aceh Cremona Consstruction.CV.Sigma momen Highway.
Kami berharap pihak penegak hukum APH wilayah aceh tenggara secepatnya melakukan lidik agar kepercayaan kami masyarakat bertambah.apabila kasus ini tidak di respon maka kami akan datangi APH Di provinsi Aceh.tutup Masir













































