Gotong Royong Warga Tak Mampu Bendung Api di Telege Jernih Gayo Lues, 18 Rumah Ludes Terbakar dan Petugas Damkar Terangun Alami Luka Robek di Kepala

ALASTA NEWS

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 16:26 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Desa Telege Jernih, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 09.55 WIB. Peristiwa yang terjadi di wilayah pedalaman itu tidak hanya menghanguskan 18 unit rumah warga hingga rata dengan tanah, tetapi juga menyebabkan seorang personel pemadam kebakaran mengalami luka serius saat berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian.

Kebakaran dilaporkan pertama kali muncul dari salah satu rumah warga dan dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Konstruksi rumah yang sebagian besar berbahan kayu dan jarak antar rumah yang rapat membuat api sulit dikendalikan, sehingga warga tidak sempat menyelamatkan harta benda maupun dokumen penting. Kepulan asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan, memicu kepanikan warga desa yang berusaha menyelamatkan diri bersama keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi geografis yang jauh dari pusat kabupaten menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman. Armada pemadam kebakaran dari pusat Kota Blangkejeren harus menempuh perjalanan darat lebih dari satu jam untuk mencapai Desa Telege Jernih dengan medan jalan yang tidak mudah. Di tengah keterbatasan tersebut, warga setempat tidak tinggal diam. Mereka bergotong royong melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya, seperti ember, selang air, dan alat manual lainnya, untuk mencegah api terus meluas ke permukiman lain.

Kabar terjadinya kebakaran tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gayo Lues, Zulfikar, ST. Saat dikonfirmasi, ia mengatakan laporan awal yang diterima menyebutkan api masih berkobar dan proses pemadaman masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur di lapangan.

“Kebakaran hebat terjadi di Desa Telege Jernih. Belum diketahui pasti berapa unit yang hangus terbakar dan proses pemadaman sedang berlangsung,” ujar Zulfikar pada Senin siang, yang kemudian diperkuat oleh laporan petugas relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gayo Lues yang turut memantau langsung kejadian dari lokasi.

Zulfikar juga berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan api dapat segera dipadamkan sepenuhnya oleh petugas gabungan bersama masyarakat setempat.

Di tengah upaya pemadaman yang berlangsung dramatis itu, sebuah insiden turut menimpa salah satu personel Pemadam Kebakaran Kecamatan Terangun bernama Adri. Korban terjatuh dari atas mobil damkar saat sedang melakukan operasi pemadaman. Peristiwa itu bermula ketika Adri berada di atas mobil untuk mengoperasikan selang dan memegang posisi di dekat pompa air. Diduga karena lalai memegang pegangan pengaman, tubuhnya tersambar semburan pompa air yang tiba-tiba menyala dengan tekanan tinggi, sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke tanah dengan posisi kepala terlebih dahulu membentur.

Akibat kejadian tersebut, Adri mengalami luka robek cukup serius di bagian kepala dan harus segera dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Terangun untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Petugas medis melakukan tindakan penjahitan pada luka di kepalanya sebanyak tujuh jahitan. Beruntung, setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisinya dilaporkan telah membaik, stabil, dan telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan di rumah.

Hingga Senin sore, jumlah rumah yang terdampak akhirnya berhasil terdata oleh aparat desa bersama petugas sosial. Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 18 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam musibah ini. Mereka adalah

  1. Amirudin Ama Evan
  2. Sulaiman Ama Siti Rahmah
  3. Amat Ama Santi
  4. Salmi Ama Mursid
  5. Sabil Ama Fitri
  6. Ama Bunaya
  7. Kadri Ama Sirem
  8. Malik Yusup
  9. Baik Ama Insan
  10. Kasim Ama Arif
  11. Buhid Budin Ama Maiti
  12. Seben Ama Santi
  13. Samsir
  14. Jlimah
  15. Jaksa Ama Sakar
  16. Bedus Ama Jul
  17. Mhd. Jlani Ama Sulas
  18. Arif Ama Davin

Seluruh korban saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat, mengingat hampir seluruh harta benda, perabot rumah tangga, hingga dokumen kependudukan ikut ludes terbakar dan tidak sempat diselamatkan. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial bersama Tagana mulai menyiapkan langkah penanganan lanjutan berupa bantuan masa panik, logistik makanan, serta tenda pengungsian sementara bagi para korban.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari pemadam kebakaran, Tagana, aparat kecamatan, dan warga masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada lagi sisa bara yang berpotensi menyulut kebakaran susulan, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (RED)

Berita Terkait

DPRK Gayo Lues Ibnu Hasyim Ajak Semua Pihak Mendorong Penanganan Sungai Teripe Secara Berkelanjutan Demi Keselamatan Warga
Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0113/Gayo Lues
Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Membuat Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Kampung Pepelah dan Kampung Gajah
Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Rehab Masjid Baiturrahman Kampung Gajah
Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:58 WIB

GP Al Washliyah Jakarta Akan Demo di Mabes Polri Meminta Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe, Sulawesi Tenggara

Minggu, 1 November 2026 - 19:46 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Hadir dalam Minggu Kasih, Pererat Kebersamaan dengan Umat Katolik

Minggu, 1 November 2026 - 18:44 WIB

Cegah Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Aceh Tenggara Gelar Patroli Malam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Wustha

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Tak Sekadar Instruksi, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Berjibaku Bersihkan Jalan Nasional dan Rumah Warga Pascabanjir

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Respons Cepat Pascabanjir, Kapolres Agara Pimpin Pengerahan Personel Polres dan Brimob Bantu Warga Desa Kuning I

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Udara tidak sehat Gunakan masker standar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tata Cara Pengecekan Sertipikat Tanah: Siapkan Data Sertipikat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!