Duka Mengalir untuk Surakman, GWI Kota Tangerang Ketuk Pintu Basarnas Lanjutkan Pencarian Lima Jurnalis

ALASTA NEWS

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 01:48 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, |  Titik terang muncul dalam pencarian rombongan lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Salah satu kru kapal, Surakman atau Sukarman, dipastikan menjadi pria yang jasadnya ditemukan di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026.

Kepastian identitas tersebut diperoleh melalui proses identifikasi dan pemeriksaan DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Informasi mengenai hasil identifikasi itu disampaikan pihak kepolisian pada Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surakman merupakan satu dari tiga kru kapal yang membawa lima jurnalis untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut diketahui berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, pada 7 September 2026 sebelum kemudian dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Lima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhistiro Pranoto, Firdaus Daus, dan Donal Husni. Sementara dua kru lainnya adalah Warta selaku nakhoda dan Heriyanto sebagai pemandu.

GWI Dorong Upaya Pencarian Lima Jurnalis

Menanggapi perkembangan tersebut, Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kota Tangerang mendorong agar informasi mengenai ditemukannya Surakman menjadi bahan evaluasi bagi pihak berwenang dalam menentukan langkah pencarian selanjutnya terhadap lima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan.

Ketua GWI DPC Kota Tangerang, Muhammad Aqil Bahri, S.H., menyampaikan duka atas ditemukannya Surakman sekaligus berharap upaya pencarian terhadap lima jurnalis dapat kembali dilakukan apabila terdapat dasar informasi baru dan secara operasional memungkinkan sesuai ketentuan SAR.

“Kami menyampaikan duka mendalam atas ditemukannya Surakman. Namun, masih ada lima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya. Kami berharap seluruh pihak terkait dapat kembali melakukan upaya pencarian apabila secara operasional dan ketentuan SAR memungkinkan.”

Menurut GWI, dorongan tersebut bukan dimaksudkan untuk mengambil alih kewenangan Basarnas maupun aparat terkait, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan.

Operasi SAR Sebelumnya Berakhir 17 September

Sebelumnya, operasi SAR terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang telah dilakukan hingga 17 September 2026. Pencarian melibatkan unsur gabungan dengan pengerahan kapal dan personel serta perluasan wilayah pencarian.

Perkembangan terbaru berupa ditemukannya jasad Surakman di Pulau Enggano menjadi informasi penting yang dapat dipertimbangkan oleh pihak berwenang dalam menentukan langkah berikutnya.

GWI berharap informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh unsur terkait, termasuk dalam menentukan kemungkinan dilanjutkannya pencarian terhadap lima jurnalis yang masih belum ditemukan.

GWI juga meminta agar setiap langkah penanganan tetap mengedepankan keselamatan personel SAR, prosedur operasional, akurasi informasi, serta komunikasi yang jelas kepada keluarga korban.

Hingga perkembangan terakhir, keberadaan lima jurnalis tersebut masih dalam proses pencarian dan belum terdapat informasi terverifikasi mengenai kondisi maupun lokasi mereka.

(Red-Tim)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Alumni Pelajar Tangerang Raya: Tolak Narkoba, Jauhi Tawuran
Buntut Penahanan Wartawan, Pembatasan Hak Kunjungan Hingga Dugaan Intimidasi Oknum, Kini Kapolsek Teluknaga Akan Propamkan
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Komunitas Suporter Bekasi Raya, Deklarasikan Sportivitas dan Komitmen Menjaga Kamtibmas
ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba
Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis
Guru Besar FHUI Serukan Reformasi Menyeluruh Demi Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:26 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Senin, 21 September 2026 - 17:08 WIB

Kasat Binmas Budi Trapsilo Ajak Pelajar MTsN 1 Aceh Tenggara Perangi Narkoba

Senin, 21 September 2026 - 15:54 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Senin, 21 September 2026 - 14:50 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat

Jumat, 18 September 2026 - 12:08 WIB

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 17 September 2026 - 19:51 WIB

HMI Kutacane Sampaikan Aspirasi Masyarakat, Bupati Agara Apresiasi Kritik dan Saran

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Pembentukan Struktur FS Gala Kecamatan Bukit Tusam Disertai Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba di Desa Empat Lima.

Berita Terbaru

error: Content is protected !!