Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

ALASTA NEWS

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU ASEAN Eng pada acara Hari Damai XXI di Gedung Balai Meuseuraya Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menerima penghargaan dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui Ketua BRA Jamaluddin, SH, M.Kn. Acara Hari Damai kali ini mengambil tema “Dignity, Justice, and Hope”.

Pemerintah Aceh kali ini memberikan penghargaan kepada puluhan tokoh yang terkait dengan perdamaian, menjaga perdamaian, dan juga kepada pihak-pihak yang ikut membantu dalam pembangunan lahan pertanian reintegrasi, pelaksanaan penyelesaian konflik secara damai, menyeluruh, berkelanjutan, dan bermartabat dalam kerangka NKRI.

Belum genap sebulan, Azanuddin Kurnia kembali menerima penghargaan pada acara Serambi Award yang mengusung tema “Gebrakan Sang Pemimpin”. Malam penghargaan Serambi Award 2026 dilaksanakan di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala pada Sabtu malam, tanggal 29 Agustus 2026, berlangsung dengan meriah. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi bagi para tokoh dan lembaga yang dinilai memberikan dedikasi, terobosan, serta kontribusi bagi pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M. Nur, mengatakan apresiasi ini bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan pengakuan atas ketangguhan Aceh dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda pada akhir tahun lalu, serta dalam menata kembali kehidupan masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan politik dunia yang penuh gejolak.

Pemerintah Aceh menerima penghargaan pada ajang tersebut dalam kategori “Kolaborator Strategis dalam Penanganan Bencana di Aceh” dan diterima oleh Taufik, S.T., M.Si., selaku Plt. Sekda Aceh yang hadir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Selain Pemerintah Aceh, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam kategori “Pemimpin untuk Aceh Bangkit”. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, turut menerima penghargaan dalam kategori “Srikandi Pemulihan Aceh”.

Sejumlah pejabat lain juga menerima penghargaan pada ajang tersebut, di antaranya Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil), Ketua DPRA Zulfadhli, Kajati Aceh Teuku Rahmatsyah, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, serta sejumlah bupati dan wali kota dan tokoh maupun lembaga lainnya.

Sekda Aceh Taufik saat membacakan sambutan Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh memberikan apresiasi kepada Serambi Indonesia atas penyelenggaraan Serambi Award 2026. Menurut Gubernur, momentum tersebut menjadi ruang untuk melihat kembali berbagai kerja dan pengabdian, sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang telah memberikan arti bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, dalam menjalankan tugas tersebut, Safrizal menjadi salah satu penghubung dalam mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak bencana. Safrizal mengapresiasi penyelenggaraan Serambi Awards 2026.

Ia menilai media memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama ketika daerah sedang menghadapi situasi bencana.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi bentuk pengakuan terhadap individu, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadirkan perubahan yang berdampak bagi masyarakat.

Azanuddin Kurnia dianggap memiliki kontribusi penting dalam melakukan pemulihan sawah pascabencana, baik pada kategori sawah rusak ringan, rusak sedang, maupun rusak berat. Rusak ringan dan rusak sedang, Insya Allah, ditangani langsung pada tahun ini dan diharapkan akhir tahun bisa selesai semua sekitar 40.852 ha.

Azanuddin Kurnia merasa bersyukur atas penghargaan yang didapat sudah 2x dalam waktu yang berdekatan. Dia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda Aceh, staf Distanbun, Kementan, kabupaten/kota, para petani dan pekebun Aceh, serta seluruh pihak yang sudah berkolaborasi selama ini dan untuk ke depannya.

“Terkhusus kepada Serambi Indonesia, saya tidak menyangka akan mendapatkan ini. Ini adalah Anugerah Sang Pencipta, tinggal kita lah yang harus tahu dan mampu menerjemahkan dalam bentuk rasa syukur dan bersabar ketika ditimpa musibah.”

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Azanuddin Kurnia sering memberikan masukan untuk proses penanganan sawah rusak berat melalui empat skema atau strategi.

Pertama, lumpur di sawah dimanfaatkan sebagai bahan galian C untuk berbagai proyek pemerintah ataupun lainnya.

Kedua, dengan menanam tanaman muda yang sesuai dengan kondisi lahan, seperti bawang merah, cabai merah, jagung, ubi kayu, sayuran, ataupun tanaman lain yang disukai oleh petani atau masyarakat. Hal ini sudah dilakukan oleh masyarakat seperti di Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan lainnya. Tetapi konsep ini hanya bersifat sementara sambil menunggu sawah direhab untuk kembali kepada kondisi semula.

Ketiga, dengan menjadikan material tersebut menjadi bahan baku untuk bata ringan atau bata merah. Kolaborasi yang selama ini dengan Forum Zakat, BRIN, Nurul Hayat, dan USK perlu terus ditingkatkan dalam bentuk yang lebih luas.

Keempat, dengan melakukan rehab sawah rusak berat untuk mengembalikan seperti sawah sebelum bencana. (*)

Berita Terkait

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 9 Kapolres Jajaran Polda Aceh
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’
WOW, Dana Pokir Disalah Gunakan, Ternyata Untuk Bagi Bagi Proyek, TTI Bongkar Dugaan Cashback Rp 200 M Proyek Pokir
Di Balik Sukses HUT Bhayangkara ke-80, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo Jadi Simbol Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Pemerintah Kab. Aceh Tenggara kembali raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Aceh
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:48 WIB

BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Waka Polres Aceh Tenggara Buka Perkemahan Bakti Sosial ke-III Saka Bhayangkara di Ketambe

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Keluarga Besar Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara mengucapkan: Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Minggu, 30 Agu 2026 - 16:43 WIB

error: Content is protected !!